Medan (SIB)- Anak-anak Sekolah Minggu (ASM) HKBP Uskup Agung Sugiopranoto, Medan, berbagi kasih pada moment â€Hari Penuh Cintaâ€, Minggu (14/2) sore. Seperti tahun-tahun sebelumnya, mereka melakukan kunjungan kasih ke RS Herna, Jl Majapahit, Medan, membesuk pasien-pasien yang dirawat di sana. Didampingi oleh Guru Sekolah Minggu (GSM), yang dikoordinir oleh Debby Haro SE Ak sebagai PIC, serta 7 orang orangtua anak sekolah minggu (ASM), diterima dengan baik pihak RS Herna. Lambok Sipayung. Setelah mendapat arahan dari St Ertha F Sianipar dan St Drs JH Panggabean serta berdoa bersama, 25 orang ASM, dibagi menjadi 3 tim dan menyebar masuk ke ruang perawatan pasien yang sudah ditentukan pihak RS. Di dalam ruangan, ASM menyapa, membaca Firman Tuhan, memimpin doa, dan menyerahkan paket berupa rangkaian bunga, cokelat, Renungan Harian, dan bersama-sama menyanyikan lagu pujian diiringi gitar (sesuai kondisi pasien dan ruangan). Semua ASM yang secara bergantian dari ruangan yang satu ke ruangan lainnya dapat melakukan tugas ini dengan baik antara lain Markus Hutahaean, Ezra Paterisia Hutapea, Kevin Sihombing, Kezia Silitonga Grasella Silitonga, Sinta Siahaan, Kezia Simanjuntak, Hasianna Sitorus, Karen Simanjuntak, Rumata Simanjuntak, Juan Sitorus dan ASM lainnya.Kegiatan ASM bertajuk â€kunjungan kasih†yang merupakan program Seksi Sekolah Minggu HKBP UAS di â€Tahun Keluarga HKBP†ini disambut baik setiap pasien yang dijenguk. Ada yang terlihat gembira dan meminta lagu pilihan untuk dinyanyikan, ada yang menyampaikan ucapan terima kasih berikut kata-kata berkat kepada ASM dan ada juga yang mengekspresikan rasa haru mendengar sapaan mulut mungil ASM yang terdengar tulus. Salah seorang pasien Ny R Pasaribu Br Sianipar dari Tarutung, menyatakan sangat bersyukur dan berterima kasih. “Kedatangan kalian ini sangat mengesankan dan teruslah melakukan hal seperti ini,†ujarnya. Terkesan memang bahwa semua pasien, merasa ’terobati’ atas kedatangan tim ASM oleh suara anak kecil yang berdoa memohon kesembuhan, kesehatan dan pertolongan Tuhan bagi pasien merupakan hal yang khas dalam kunjungan ini Firman Tuhan yang dibacakan anak-anak sebelum berdoa menguatkan hati pasien untuk mendapatkan kesembuhan atas berkat dan kasih Tuhan Yesus Kristus. Capaian ini adalah berkat kebersamaan GSM dengan para orangtua ASM seperti harapan yang disebutkan oleh orangtua ASM St Sepanya Hutapea SE yang memimpin doa penutup dalam kegiatan ini.ASM yang terlibat dalam aksi ini ternyata juga senang dan hal itu mereka nyatakan serentak ketika ditanya saat semuanya berkumpul kembali usai besuk dari semua ruang rawat yang dilayani. Yang jelas mereka dalam suasana kekeluargaan yang akrab sesama ASM dan GSM dan para orangtua mendapat suatu didikan pengalaman berharga mendoakan pasien serta menyatakan kasih kepada orang yang belum mereka kenal sebelumnya. Dan GSM yang ikut mendampingi para ASM ini (Ny L Silitonga-Ir J Br L Tobing, Ny JH Panggabean-H Br Tampubolon MPd, Vica Sitompul SE Ak; Lundu Simanjuntak ST, Handy Siahaan AMd, Silvy Marpaung SE Ak, Rotua Chronika Simatupang) sejalan bahwa aksi yang merupakan prakarsa gereja/Seksi Sekolah Minggu ini memang dimaksudkan untuk memberi didikan lewat pengalaman kepada ASM, mereka belajar dan dapat bertumbuh dalam kasih, mengartikulasikan makna kasih lewat aksi. Peran Sekolah Minggu (baca Gereja) sangat strategis bersinergi dengan para orangtua untuk menuntun dan membekali ASM dalam pertumbuhan iman.Terlebih lagi di Tahun 2016, sebagai Tahun Keluarga yang sudah dicanangkan oleh pimpinan HKBP didikan aktif dari orangtua dalam komunikasi aktif serta peragaan hidup yang baik di tengah keluarga serta adanya sinergitas dengan gereja terutama tuntunan praktis dalam penggembalaan gereja, ASM yang merupakan masa depan bangsa Indonesia dan masa depan gereja bertumbuh secara iman; menang melawan berbagai pengaruh buruk yang ada di sekitar mereka. (R4/d)