Panitia HUT ke-40 dan Tahun Keluarga Maranatha Dilantik

Ayah Sebaiknya Jadi Imam Sekaligus Teladan Bagi Keluarganya

- Minggu, 06 Maret 2016 16:39 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir032016/hariansib_Ayah-Sebaiknya-Jadi-Imam-Sekaligus-Teladan-Bagi-Keluarganya.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Arjuna Bakkara
LANTIK: Panitia HUT ke -40 dan Panitia Tahun Keluarga HKBP Maranatha dilantik, Minggu (21/2). Menyikapi tahun keluarga yang diagendakan HKBP sepanjang 2016, Pendeta Resort HKBP Maranatha, Pdt Sabar M Hutabarat, STh menegaskan agar para ayah selaku kepala
Medan (SIB) Menyikapi tahun keluarga yang diagendakan HKBP sepanjang 2016, Pendeta Resort HKBP Maranatha, Pdt Sabar M Hutabarat STh menegaskan agar setiap ayah selaku kepala keluarga tampil menjadi imam sekaligus teladan di tengah-tengah keluarganya. 

Menjadi imam di keluarga, menurutnya, menjadi awal mendatangkan perubahan bagi keluarga yang pada gilirannya juga berimbas terhadap hadirnya salam sejahtera bagi bangsa kita. 

"Saya melihat belakangan ini banyak orangtua, khususnya para ayah sudah kurang menjadi imam atau teladan. Ini harus kita ubah. Kita para ayah adalah imam dan teladan keluarga. Keluarga adalah bagian penting dalam membawa perubahan positif bagi bangsa ini," terangnya Minggu (21/2). Lebih jauh, ia menerangkan, menjadi imam di keluarga adalah meneladani Yesus Kristus. Dengan begitu, secara nyata dan konkrit praktik-praktik baik, kasih, pengharapan dan disiplin hidup menjadi terang benderang. Menjadi teladan, menurut Pendeta Dr Deonal Sinaga berarti kita tidak boleh risih atas kritik dan ketidaksukaan orang terhadap gereja dan orang-orang Nasrani. 

Sebaliknya, setiap anggota gereja, katanya, perlu mengajukan tanya pada diri sendiri. "Pertanyaan utama kita adalah, "apakah aku sudah benar meneladani Kristus?" Cara terbaik untuk hidup dalam damai sejahtera dan mampu tampil percaya diri agar menjadi berkat bagi banyak orang, sebagai Nasrani tulen, menurut Deonal Sinaga adala hidup konsisten dengan pengakuan iman Kristiani, yaknihidup meneladani Kristus, seperti kesaksian Rasul Paulus. "Keteladanan Kristus sangat jelas diringkaskan dalam Hymnus Kristus - Kenosis - Pengosongan diri (baca Fil. 2:5-11). 

Karena itu, sahabatku, mari kita kembalikan citra kekristenan, bukan dengan bantahan atau apologet murahan, melainkan dengan harga yang mahal, yakni mau meneladani Kristus. Selain memberi padangan tentang hidup menjadi teladan di tengah keluarga dan gereja dan bangsa, HKBP Maranatha Jalan Perkutut juga melantik sejumlah nama menjadi Panitia HUT ke- 40 tahun Gereja HKBP Maranatha sekaligus Panitia Tahun Keluarga 2016. Letda CHB Sehat Lumbantobing didaulat sebagai ketua dan St Drs Hotman Tambunan sebagai sekretaris umum. Acara pelantikan dirangkai dengan ibadah. (A22/l)


Tag:

Berita Terkait

Agama Kristen

Satlantas Polres Tanjungbalai Sosialisasikan Ops Keselamatan Toba 2026

Agama Kristen

Ekspor Sumut 2025 Tumbuh 14,78 Persen, Tiongkok Masih Tujuan Utama

Agama Kristen

Ops Keselamatan Toba, Satlantas Gelar Patroli Sore di Tanjungbalai

Agama Kristen

Plt Kajari Deliserdang Harap PWI Tetap Jadi Mitra Strategis

Agama Kristen

Rakernas PPTSB 2026 Sukses, Sepakati Regenerasi Organisasi dan Kerja Sama Pendidikan

Agama Kristen

Sentimen MSCI dan Bursa Asia Angkat Pasar, Rupiah, IHSG Hingga Emas Kompak Menguat