Batam (SIB)- Sekitar dua ribuan jemaat dari lima resort GKPI se kota Batam dan tiga pos kebaktian GKPI di Kepri mengikuti kebaktian raya Minggu (15/5). Dalam kesempatan itu, Bishop GKPI Pdt Oloan Pasaribu MTh meresmikan secara definitif GKPI wilayah X Kepulauan Riau berlokasi di Ruko Green Laguna Jalan Trans Barelang Batam. Peresmian bertepatan dengan hari Pentakosta, ditandai dengan pelantikan Pdt Junus Situmorang STh sebagai Koordinator GKPI Wilayah X Kepri. Pdt Junus Situmorang STh yang dilantik sebagai Korwil X GKPI Kepri didampingi Isteri kemudian menerima SK pengangkatan dari Bishop. Selanjutnya Bishop meminta Pdt Junus Situmorang sebagai Korwll X membacakan Pakta Integritas dihadapan semua jemaat yang hadir.Bishop Pdt Oloan Pasaribu MTh memaparkan, bahwa seorang Korwil di GKPI harus bekerja full timer atau penuh waktu sehingga tidak bisa lagi merangkap pendeta resort. Dalam kesempatan itu juga, Bishop mengucapkan terima kasih kepada Ombur Rajagukguk yang dipakai Tuhan untuk saluran berkat dan senantiasa perduli kegiatan GKPI. Juga kepada Ir Hotman Hutapea yang juga dipakai Tuhan menjadi saluran berkat. Ombur Rajagukguk menyebut, bahwa apa yang dilakukannya, semata-mata hanyalah mempersembahkan apa yang diterimanya dari Tuhan. Ombur menyebut, kendati dirinya jemaat HKBP di Batam, tetapi ikatan bathin dengan GKPI karena dari daerah asalnya Perdagangan adalah jemaat GKPI dan senantiasa aktif dalam pembangunan gereja GKPI. Sementara Ir Hotman Hutapea anggota DPRD Kepri yang membantu untuk pengadaan mobil dinas Korwil juga menjelaskan, bahwa dirinya hanyalah perpanjangan tangan menjembatani gereja dengan Pemerintah. Karenanya, pemberian bantuan mobil dinas adalah dari pemerintah provinsi untuk kelancaran tugas-tugas pelayanan pendeta yang sebenarnya tak perlu diekspos. Bishop GKPI Pdt Oloan Pasaribu MTh dalam khotbahnya dari Roma 8: 14-17., menekankan, bahwa umat kristiani diajak untuk melayani sesama dan bermakna bagi orang lain. Ditekankan, jika kita hidup dalam roh, maka kita layak menjadi anak-anak Allah sehingga berani dan wajib bersaksi untuk memberitakan kebaikan Tuhan. Khusus dalam peresmian wilayah X Kepri ini agar pelayanan semakin ditingkatkan seraya menyebut, agar para pendeta tidak menjadi 'urusan' tetapi harus mengurus dan melayani jemaat. Demikian para jemaat senantiasa mendukung hamba-hamba Tuhan, baik pendeta maupun penatua, karena hamba Tuhan juga manusia biasa yang tak terlepas dari kelemahan. Karenanya, harus saling mendukung agar pelayanan untuk menyebarkan kasih dan kebaikan Tuhan dapat disebar luaskan. (Rel/AM/ r)