Pematangsiantar (SIB)- Pimpinan Sinode (Bishop) Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI), Pdt Oloan Pasaribu MTh meresmikan pembentukan Wilayah IX GKPI Provinsi Riau, Minggu (8/5) di GKPI Sion, Jalan Senantiasa, Pekanbaru. Peresmian tersebut dilanjutkan dengan pengukuhan dan pelantikan Pdt Abdon Pakpahan STh sebagai Koordinator Wilayah (Koorwil).Pembentukan Wilayah IX ini sebagai langkah konkrit meningkatkan efektivitas pelayanan sekaligus memudahkan koordinasi pembinaan GKPI yang sebelumnya di Riau terdiri atas dua wilayah. Ini untuk menyederhanakan serta mengefektifkan pembinaan pelayanan. "Sesuai dengan keputusan Sidang Sinode GKPI se Indonesia yang sebelumnya terdiri dari 23 wilayah, disederhanakan menjadi 11 wilayah. Ini adalah peresmian wilayah yang pertama dilakukan," kata Pdt Oloan Pasaribu dalam sambutannya.Ketua Panitia, James Sitorus didampingi Wakil Ketua, J Marbun SH menjelaskan, kegiatan ini melibatkan seluruh Resort GKPI yang ada di Propinsi Riau. Ada sebanyak 22 resort hadir, yang semuanya ambil bagian untuk menyukseskan acara."Kegiatan ini mengandalkan kegotongroyongan masing-masing resort, karena ini merupakan kegiatan bersama. Puji Tuhan, kepedulian jemaat dan resort-resort yang sangat tinggi, sehingga kegiatan berlangsung sukses," kata James Sitorus.Bishop menjelaskan peresmian wilayah IX ini harus berdampak pada aspek persekutuan dan pelayanan kepada jemaat. Menurutnya, pengurus gereja dan jemaat mesti meningkatkan solidaritas dalam menjawab pergumulan pelayanan dalam kondisi kekinian."Perkuat solidaritas dan kembangkanlah pelayanan ini. Kita memiliki tugas yang sama dengan beragam talenta yang mesti dikelola dengan baik. Pengurus dan pelayan gereja mesti mengamalkan tugasnya, sesuai dengan tema "Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu," ujar Bishop.Ia juga berpesan, agar keberadaan Wilayah IX GKPI Propinsi Riau bisa menjadi garam dan terang serta berperan dalam menjawab problem sosial dan lingkungan, termasuk membangun keberadaan jemaat secara internal. "Jadi, ada aspek tanggung jawab sosial gereja terhadap lingkungan," dan ada aspek penguatan secara internal," kata Bishop GKPI.Koorwil IX GKPI Propinsi Riau, Pdt Abdon Pakpahan STh dalam sambutannya mengajak seluruh elemen dan komponen Jemaat GKPI se-wilayah IX untuk bergandengan tangan. Menurutnya, tantangan gereja ke depan semakin berat dan itu semua bisa dilalui dengan kerjasama yang baik."Mari kita bersama-sama mengembangkan pelayanan ini. Meningkatkan persekutuan dan kepedulian di antara pelayan maupun jemaat, sehingga ke depan pelayanan GKPI di Riau ini semakin baik dan berdampak," jelas Pdt Abdon Pakpahan STh. (Rel/C03/ r)