Alkitab Langka dari Abad Ke-15 Dijual Murah

- Minggu, 15 Juni 2014 22:39 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/06/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Moskow (SIB)- Ada-ada saja tingkah polah ketiga agen keamanan Rusia ini. Mereka bisa-bisanya mencoba untuk menjual Bible atau Alkitab langka kepada kolektor barang antik. Alhasil, mereka pun harus menerima ganjaran akibat perbuatannya. "Tiga agen Rusia dari Layanan Keamanan federal atau Federal Security Service (FSB) telah dihukum karena mencoba menjual Alkitab langka dari abad ke-15," kata para pejabat seperti dilaporkan BBC, Sabtu (7/6/2014).Menurut informasi dari para pejabat, Kolonel Sergei Vedishchev dihukum lebih dari tiga tahun karena mencuri dua Alkitab Gutenberg edition dari Moscow State University. "Dia menawarkannya kepada kolektor dengan harga di bawah US$ 1,15 juta atau sekitar Rp 13,5 miliar. Harga yang jauh dari nilai taksiran sebenarnya," jelas pejabat yang tak disebutkan identitasnya itu.Sementara dua anak buah Sergei mendapatkan hukuman lebih ringan. Mereka bertugas mencari pembeli Alkitab langka itu. Ketiga orang itu tertangkap dalam operasi jebakan yang diatur oleh tempat mereka bekerja (FSB).Buku yang diproduksi di Jerman oleh Johannes Gutenberg pada 1450 ini, dicuri dari Moskow universitas pada tahun 2009. Sejak saat itu, Alkitab langka tersebut bak ditelan bumi. Tak diketahui keberadaannya. 4 tahun setelahnya, baru keberadaan Alkitab itu terlacak. Diketahui pencurinya adalah Sergei cs. Sergei dan kedua konconya itu ditangkap pada 2013, di tempat pertemuan dengan calon pembeli yang sebenarnya adalah jebakan untuk menangkapnya.Juru bicara Pengadilan Irina Zhirnova mengatakan, Alkitab itu adalah buku yang tak ternilai. Para ahli memperkirakan harganya mencapai sedikitnya US$ 20,4 juta atau sekitar Rp 241 miliar. Namun Sergei cs menjualnya dengan harga murah."Orang-orang ini bukan pencuri spesialis barang-barang seni," kata Irina. "Itu terjadi begitu saja, salah satu dari mereka punya akses ke buku langka ini, dan kemudian mereka mulai berpikir tentang bagaimana untuk melakukan aksi pencurian itu," jelas Irina.Kini buku langka dari abad ke-15 itu sedang dalam perbaikan. Sebab salah satu halamannya dirobek Sergei untuk membuktikan kepada kolektor yang akan membeli buku itu, demi membuktikan keasliannya. Alkitab Gutenberg edition itu adalah buku pertama yang diproduksi secara massal dengan menggunakan teknik cetak movable type. Teknik cetak movable type adalah sistem pencetakan dan tipografi yang menggunakan komponen bergerak untuk mereproduksi unsur-unsur dari dokumen -- biasanya huruf individu atau tanda baca. (BBC/ r)


Tag:

Berita Terkait

Agama Kristen

11 Warga Binaan Ikut Wisuda Pemuritan dan Pendalaman Alkitab di Lapas Labuhan Ruku

Agama Kristen

Pdt Juna Daniel Saragih STh: Upah Dosa Adalah Maut, Kasih Karunia Allah Memberi Hidup yang Kekal

Agama Kristen

Isi Liburan, GBKP Rg Kampung Susuk Medan Gelar Bible Camp

Agama Kristen

Kadep Diakonia HKBP Pdt Eldarton Simbolon Beri Penguatan dan Bantuan Bagi Jemaat Korban Kebakaran TPO Tanjungbalai

Agama Kristen

Ribuan Jemaat Hadiri Perayaan Natal Bersama Umat Kristiani Kota Tanjungbalai Tahun 2024

Agama Kristen

Natal Diskominfo Sumut, Ilyas Sitorus Sampaikan Pentingnya Kekompakan dan Kebersamaan