Menjelang 100 Tahun Pelayanannya

Sinode GPKB Berdamai Setelah 10 Tahun Dualisme Kepemimpinan

Redaksi - Minggu, 30 Agustus 2020 17:36 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/08/_6420_Sinode-GPKB-Berdamai-Setelah-10-Tahun-Dualisme-Kepemimpinan.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Victor Ambarita
BERDAMAI: Setelah 10 tahun dualisme kepemimpinan, Sinode Gereja Punguan Kristen Batak (GPKB) menandatangani perjanjian perdamaian, Sabtu (22/8). Nampak dalam foto, antara lain, (depan dari kanan): Sekum GPKB Pdt Rita Purba, Ephorus GPKB Frans Ong

Jakarta (SIB)

Sinode Gereja Punguan Kristen Batak (GPKB) akhirnya berdamai setelah 10 tahun terjadi dualisme kepemimpinan. Perdamaian antara GPKB Pimpinan Ephorus GPKB Pdt Frans Ongirwalu dan Sekum Pdt Rita Purba Gereja dengan Pimpinan Ephorus GPKB Pdt R Pandiangan dan Sekum Pdt D Sihombing ditandai dengan penandatanganan perjanjian yang berlangsung di Gereja GPKB Pulomas, Jakarta, Sabtu (22/8).

Hadir sebagai saksi dan turut menandatangani akta perjanjian perdamaian tersebut adalah Ketua umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Pdt Gomar Gultom MTh dan Moderator United Evangelical Mission (UEM) Pdt Dr (HC) WTP Simarmata MA serta perwakilan masing-masing majelis jemaat. Juga, hadir Ketua UEM se-Asia, Pdt Petrus Sugito.

Sebelum diadakan penandatangan akta perjanjian perdamaian, diadakan ibadah dengan liturgis Pdt Marihot Siahaan dan kotbah dibawakan Pdt Willem TP Simarmata yang juga Ephorus HKBP 2012-2016.

“Hari ini adalah hari yang diberikan oleh Tuhan bagi GPKB untuk bersama-sama melangkah dalam ketaatan kepada Dia, Raja Gereja. Bukan untuk kepentingan siapapun, melainkan ketaatan kepada Yesus Kristus,” tegas Pdt WTP Simarmata dalam kotbahnya.

Anggota DPD asal Sumut ini membeberkan Gereja HKBP yang pernah dipimpinnya, pernah juga mengalami konflik. Namun akhirnya kedua kubu pimpinan yang bertikai bersedia melakukan Sinode Godang khusus untuk perdamaian dan rekonsiliasi.

“Setelah ‘sinode rekonsiliasi’ HKBP menjadi satu. Tidak ada lagi kelompok a dan b. Kalau sebelum sinode ada yang merasa benar, tapi setelah sinode rekonsiliasi kehendak Kristus lah yang jadi,” imbuh Willem.

Sementara Ketum PGI Pdt Gomar Gultom MTh, dalam sambutannya mewakili Majelis Pekerja Harian PGI, mengucapkan selamat atas berlangsungnya penandatangan kesepahaman dalam lingkungan GPKB.

“Kami menyambut dengan sukacita disertai apresiasi atas kesediaan kedua belah pihak untuk mengakhiri dualisme kepemimpinan GPKB selama ini. Tidaklah mudah untuk tiba pada kesepakatan ini. Saya tahu Bapak/Ibu sudah melalui jalan panjang dan berliku,” ujar dia.

Sedangkan Ephorus GPKB Pdt Frans Ongirwalu mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan yang telah diberikan oleh PGI dan UEM.

“GPKB sebentar lagi pelayanannya menuju ke-100 tahun, kiranya Tuhan memberikan kesempatan bagi semua jemaat untuk bisa menyaksikan dan mengiring 100 tahun GPKB. Jayalah GPKB, dan kiranya gereja ini dapat menjadi rumah kita bersama," kata dia.

Hal senada diutarakan Ephorus GPKB Pdt R Pandiangan yang mengapresiasi UEM dan PGI yang telah turut memediasi sehingga

Sinode GPKB kembali bersatu.

"Marilah kita bersatu kembali. Buang segala perbedaan. Biarlah salib dan kasih Kristus mempersatukan kita kembali," tandasnya. (J03/Victor/a)


Tag:

Berita Terkait

Agama Kristen

Bea Cukai Segel Tiga Gerai Tiffany & Co di Jakarta, Terancam Denda Hingga 1.000 Persen

Agama Kristen

Bea Cukai Kanwil Jakarta Segel Tiga Toko Perhiasan Mewah, Diduga Langgar Administrasi Impor

Agama Kristen

Aanmaning PN Jakpus, PT Indobuildco Harus Kosongkan Lahan Hotel Sultan dalam 8 Hari

Agama Kristen

KPK Gelar Dua OTT Sehari, Jakarta dan Banjarmasin Kasus Berbeda

Agama Kristen

Porsche Cayenne Berpelat Dinas Kemhan Viral di Bandara Halim Ternyata Palsu

Agama Kristen

BCA Singapore Airlines Travel Fair Hadir di Medan, Tawarkan Beragam Promo Menarik