Medan (SIB)- Mensukseskan Tahun Remaja Pemuda HKBP 2014, baik di tingkat Hatopan, Wilayah, Distrik, Ressort maupun Huria secara giat melakukan berbagai macam kegiatan maupun acara. Tema: HKBP mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan zaman, menjadi tanggung jawab besar HKBP ditengah perubahan zaman yang semakin pesat. Kadep Koinonia HKBP Pdt. Welman P. Tampubolon mengatakan: dalam kancah kehidupan, jadilah pemain utama, bukan cadangan. Itu sebabnya HKBP mengambil tema di atas, karena diinginkan Pemuda HKBP sebagai penerus estafet bersiap secara mantap untuk menjalani dan memerankan proses kehidupan yang mana persaingan akan lebih hebat lagi di masa yang akan datang.Pada Minggu, (2/11) HKBP Ressort Pardamean Distrik X Medan Aceh merayakan Tahun Remaja Pemuda. Acara ibadah perayaan dipimpin oleh Kadep Koinonia HKBP. Tampak antusias jemaat dalam mengikuti ibadah dan acara perayaan yang berjalan hikmat dan sukses.Kadep Koinonia dalam khotbah yang diambil dari Mazmur 43:1-5, mengatakan bahwa hidup penuh tantangan dan ancaman. Konteks nats menggambarkan kehidupan yang berada dalam pelarian dengan masa depan yang kabur. Tetapi diatas semua itu, ada kuasa dan kekuatan bahkan kerinduan kepada Allah yang mampu mengatasi segalanya.Ketidakadilan kini menjadi permasalahan global. Manusia berusaha mencari jalan keluarnya sendiri, dan mengambil tindakan membabi buta. Ibarat seseorang yang terhanyut di dalam aliran sungai, seperti itulah kebanyakan manusia sekarang dalam menghadapi masalah kehidupan, tidak ada kehati-hatian. Padahal diatas segala kuasa yang ada di dunia ini, ada perlindungan (partanobatoan) yang memberikan jaminan keselamatan kepada kita. Sekalipun banyak pergumulan hidup, tetapi bersukacita dalam segala kondisi, sebab itulah yang menjadi rahasia dari orang percaya. Kadep Koinonia menambahkan, Pemazmur dalam nats merindukan Sion, dan demikian juga HKBP, yang merindukan Naposo menjadi Sintua (Penatua) HKBP. Tahun 1978 HKBP menerima Sintua dari kalangan Pemuda, dan itu kini menjadi satu hal yang dirindukan. Demikian juga halnya dengan Pelayanan kepada Remaja Pemuda sudah harus semakin dimaksimalkan. Pelayanan itu jangan Money Oriented, dimana selalu mempermasalahkan banyaknya anggaran untuk Pelayanan Remaja Pemuda. Harus diyakini, bahwa jika pelayanan dimaksimalkan maka dana yang dibutuhkan akan datang untuk mendukungnya.Respon PositifTahun pemuda dan remaja yang ditetapkan HKBP mendapatkan respon positif dari seluruh jemaat HKBP Pardamean. Respon dibuktikan jemaat dari persiapan yang dilakukan cukup lama, hingga dilaksanakannya perayaan puncak. HKBP Pardamean yang dipimpin Pdt. Martin Manullang, STH, MM dan pendeta diperbantukan Pdt P Pangaribuan STh memiliki jemaat cukup banyak, terlihat bersatu pada mengikuti perayaan puncak tahun pemuda dan remaja.Paniroi (Pembimbing) pemuda dan remaja HKBP Pardamean H Simanjuntak SPd dalam sambutannya mengatakan rasa terimakasihnya kepada seluruh pemuda dan remaja, yang telah mempersiapkan terlaksananya perayaan puncak tahun pemuda dan remaja ini, dia juga mengatakan pemuda sebagai tonggak gereja di masa yang akan datang, harus mampu menjadi garam dan terang dunia.Banyaknya tantangan yang mengancam generasi muda gereja akan dapat dihindari dengan mengikuti kegiatan-kegiatan gereja katanya.Perayaan puncak menampilkan Tortor (Tarian-red) dari perwakilan kelompok jemaat. Penampilan tortor di antaranya NHKBP (Naposo HKBP), pemuda dan remaja dari sektor satu sampai sektor tujuh, kaum ibu dan parari rabu serta kaum bapa, sementara ketua dewan koinonia HKBP Pdt Wellman Tampubolon, STh. Dalam sambutannya mengatakan ini merupakan momen penting bagi HKBP Pardamean diberi tugas oleh Tuhan untuk membina rohani para pemuda yang berada di lingkungan gereja berasal dari luar kota Medan.Pada kesempatan itu ketua dewan Koinonia menyampaikan bahwa tahun pemuda dan remaja HKBP keseluruhan akan dilangsungkan di Gedung Serba Guna Propinsi Sumatera Utara, di jalan Pancing pada 30 Nopember 2014, tidak jauh dari HKBP Perdamean, dan meminta agar ikut bersyukur dan merayakannya, kata ketua dewan koinonia Pdt Wellman Tampubolon, STh di akhir sambutannya. (R4/Rel/h)