Kepemimpinan Musa Bagi Bangsa Israel dan Ketaatannya kepada Allah

Redaksi - Sabtu, 29 April 2023 11:40 WIB
Foto Dok/Pribadi
Joniman Laia, Jurusan Teologi, Sekolah Tinggi Teologi Baptis Medan (STTBM)

Oleh: Joniman Laia

Musa adalah salah satu pemimpin terbesar dalam sejarah bangsa Israel. Musa dipandang sebagai pemimpin yang bijaksana, kuat, dan saleh. Kepemimpinannya sangat penting bagi keberlangsungan bangsa Israel, dan hingga kini, ia masih dihormati dan diingat sebagai salah satu tokoh terpenting dalam sejarah keagamaan.

Musa lahir pada zaman Firaun, di Mesir. Musa tumbuh dalam lingkungan kerajaan, karena dibesarkan oleh putri Firaun saat masih bayi (Keluaran 2:10). Namun, pada usia 40 tahun, ia melarikan diri dari Mesir setelah membunuh seorang prajurit Mesir yang sedang memukul seorang budak Ibrani. Ia tinggal di padang gurun selama 40 tahun dan akhirnya dipanggil oleh Allah untuk memimpin bangsa Israel keluar dari perbudakan di Mesir.

Sebagai pemimpin, Musa memiliki banyak kualitas yang luar biasa. Musa adalah orang yang sangat bijaksana, memiliki pengetahuan dan kebijaksanaan yang luas. Muda juga sangat kuat dan tangguh, yang dibuktikan dengan cara Musa mengalahkan Firaun dan pasukannya dalam perang yang sulit. Namun, Musa juga sangat lembut hati dan berbelas kasih terhadap rakyatnya. Ia selalu mencoba untuk memenuhi kebutuhan mereka dan membimbing mereka dengan sabar dan penuh kasih.

Musa juga seorang pemimpin yang saleh. Ia selalu mengutamakan kepercayaannya pada Allah dan mengikuti perintah-Nya. Musa selalu memperhatikan kepentingan umatnya dan selalu berusaha untuk mengarahkan mereka pada jalan yang benar. Ia juga dikenal sebagai seorang nabi yang memperoleh wahyu dari Allah, dan memberikan petunjuk-petunjuk penting kepada umatnya.

Kepemimpinan Musa yang paling terkenal adalah ketika ia memimpin bangsa Israel melewati Laut Merah dan mereka dikejar oleh pasukan Firaun, sehingga tampaknya tidak ada jalan keluar. Namun, dengan kepercayaannya pada Allah, Musa memimpin rakyatnya melewati Laut Merah yang terbelah menjadi dua, dan akhirnya berhasil melarikan diri dari kejaran pasukan Firaun (Keluaran 14:21-22).

Musa juga dikenal karena memperkenalkan 10 perintah Allah kepada umatnya (Keluaran 20 : 2-17 Ulangan 5 : 6-21.19). Perintah-perintah ini menjadi dasar moral bagi bangsa Israel, dan juga memberikan dasar bagi banyak agama di seluruh dunia. Dalam memperkenalkan perintah-perintah ini, Musa menunjukkan bahwa ia bukan hanya seorang pemimpin politik, tetapi juga pemimpin spiritual yang berperan penting dalam membimbing umatnya.(Joniman Laia, Jurusan Teologi, Sekolah Tinggi Teologi Baptis Medan (STTBM))

Editor
: Bantors Sihombing

Tag:

Berita Terkait

Agama Kristen

Polres Sibolga Gelar Doa Bersama Wujudkan Kamtibmas

Agama Kristen

31 Mahasiswa STT GMI Bandar Baru Diwisuda

Agama Kristen

Perayaan Paskah Keluarga Besar SMAN 4 Pematangsiantar Berlangsung Sukacita

Agama Kristen

Komite I DPD RI Gelar RDP Dengan MenPANRB dan Kepala BKN Bahas Kekurangan Guru Kristen di Sumut

Agama Kristen

Mantan Oknum Ketua STTOI Sidikalang Dilaporkan ke Mapolres Dairi Dugaan Penggelapan Dana Bantuan

Agama Kristen

Pdt Penrad Siagian Protes Seleksi CPNS dan PPPK Tidak Ada Formasi Penerimaan Guru Agama Kristen di Sumut