Bupati Asahan Mengakui Masih Berhutang Kepada Umat Kristen

*Ephorus HKBP Ompui Pdt WTP Simarmata MA Bawa Renungan Natal
- Minggu, 11 Januari 2015 21:57 WIB
Kisaran (SIB)- Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP mengatakan, bantuan Pemkab Asahan yang diberikan di tahun 2014 kepada umat Nasrani Rp 1,250 Miliar tidak ada apa-apanya dibandingkan harga kebersamaan, nilai keharmonian hidup di Kabupaten Asahan. “Mudah-mudahan dengan situasi yang kondusif kita semua bisa beribadah dengan baik, saya yakin dan percaya kalau semuanya berjalan dengan kasih Tuhan, maka ekonomi dan anggaran untuk umat Nasrani juga bertambah baik,” katanya dalam sambutannya pada Perayaan Natal Oikumene 2014 Asahan, Sabtu (27/12).  Taufan juga mengakui masih memiliki hutang kepada umat nasrani terkait permasalahan Gereja GKPS Prapat Janji. “Saya akui hingga saat ini masalah tersebut belum selesai. Mohon dimengerti, masalah tersebut sangat kompleks. Begitupun saya masih mencari solusi terbaik agar permasalahan tersebut bisa terselesaikan tanpa harus bergesekan dengan yang lain,” jelasnya sembari menyebutkan untuk pengadaan mobil jenazah bagi umat Kristiani akan ditampung di P-APBD 2015.Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Asahan Ir Hardo Simanjuntak MSi dalam sambutannya mengatakan selama kepemimpinan Bupati Taufan Gama Simatupang kerukunan umat beragama terpelihara dengan baik. Karena itu, kita perlu meningkatkan sikap acceptiasi, saling menerima kemajemukan dalam hidup bersama sebab kemajemukan bukanlah suatu hal yang buruk melainkan suatu kekuatan.“Jadi marilah kita mensyukuri keberadaan kita sebagai masyarakat yang majemuk, saling mendukung, saling menghargai, saling menghormati, saling memahami dan hidup rukun,” ujarnya.Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Asahan yang telah merealisasikan dana sebesar Rp 1 Miliar untuk pembelian tanah perkuburan umat Kristiani, dimana saat ini proses pembeliannya telah selesai berlokasi di Kecamatan Simpang Empat. Sehubungan lokasi tanah di luar kota Kisaran, maka diharapkan agar Pemkab Asahan dapat mengadakan mobil jenazah untuk dipergunakan bagi umat Kristiani yang ditimpa kemalangan.Sedangkan, Kompol Dorma Purba SPd, selaku Ketua Panitia dalam sambutannya menjelaskan, sebelum perayaan puncak, kepanitian telah melaksanakan Bakti Sosial berupa pembagian sembako kepada sejumlah jemaat kurang mampu di Kecamatan Kisaran Barat dan Kisaran Timur beberapa waktu lalu. Dia juga mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Asahan yang telah membantu kegiatan Natal Oikumene 2014."Tak lupa saya ucapkan terimakasih kepada seluruh Pendeta di Asahan, panitia, donatur dan masyarakat Asahan yang telah membantu kesuksesan acara ini,” kata Dorma yang juga menjabat sebagai Wakapolres Asahan.Sementara, Ephorus HKBP Ompui Pdt WTP Simarmata MA dalam renungan Natal menjelaskan bahwa sesuai tema Natal rumah bukan hanya sekedar gedung, tapi rumah adalah suasananya dimana ketenangan, damai penuh kasih. Rumah bukan hanya tempat tinggal, untuk tidur, istirahat tapi rumah adalah tempat inspirasi. Oleh sebab itu, umat Nasrani di Asahan harus  menganggap Kabupaten Asahan sebagai rumah mereka sendiri.Karenanya, lanjut Ephorus, bangunlah rumahmu (Asahan, red) ini supaya damai, sejahtera dan semua orang didalamnya membangun kehidupan yang lebih baik. Tidak ada orang yang menumpang dalam sebuah kapal membocori kapal itu, sebab kalau kapal itu karam diapun ikut karam. Kabupaten Asahan adalah kapalmu, dimana kamu berlayar, bekerja mencari nafkah dan kamu dapat kebaikan itu karena Tuhan.“Sebab itu doakanlah kabupaten ini, pemerintahnya, aparat, anggota dewan agar dalam keputusan yang diambil kepentingan rakyat yang didulukan dan sebagai anggota jemaat gereja yang baik taati peraturan, bayar kewajiban, tidak terlibat pelanggaran hukum,” pesannya.Hadir dalam acara, Bupati Asahan dan istri, Wakil Bupati Asahan H Surya BSc dan istri, Ketua DPRD Asahan H Benteng Panjaitan SH, anggota DPRDSU Eben Ezer Sitorus, anggota DPRD Asahan di antaranya Polman Simarmata, Maruli Manurung, Eben Ezer Siregar, Jalina Br Purba, para Pendeta, para SKPD, tokoh masyarakat Dr Tunggul Simanjuntak dan istri. (MS/BR4/f)


Tag:

Berita Terkait

Agama Kristen

Ekspor Sumut 2025 Tumbuh 14,78 Persen, Tiongkok Masih Tujuan Utama

Agama Kristen

Ops Keselamatan Toba, Satlantas Gelar Patroli Sore di Tanjungbalai

Agama Kristen

Plt Kajari Deliserdang Harap PWI Tetap Jadi Mitra Strategis

Agama Kristen

Rakernas PPTSB 2026 Sukses, Sepakati Regenerasi Organisasi dan Kerja Sama Pendidikan

Agama Kristen

Sentimen MSCI dan Bursa Asia Angkat Pasar, Rupiah, IHSG Hingga Emas Kompak Menguat

Agama Kristen

Almisbun Desak Kejati Sumut Tindaklanjuti Dugaan Kejahatan Lingkungan PT LTS