Taput(harianSIB.com)
Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) mengeluarkan pernyataan sikap resmi terkait konflik Israel dan Palestina yang ditandatangani oleh EphorusPdt Dr Victor Tinambunan MST pada Kamis (20/11/2025) di Pearaja Tarutung.
Pernyataan tersebut dikutip dari situs resmi HKBP di hkbp.or.id, Jumat, (21/11/2025) dan menegaskan, bahwa HKBP sebagai gereja Tuhan yang hidup di tengah dunia tidak memihak pada negara Israel maupun Palestina, tetapi memihak pada harkat dan martabat setiap manusia yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.
"Setiap orang diciptakan dengan kekerasan, penindasan, atau penghilangan nyawa. HKBP menolak penggunaan ayat-ayat Kitab Suci untuk melegitimasi perang atau politik negara modern," demikian bunyi pernyataan yang dipublikasikan di website resmi gereja tersebut.
HKBP secara tegas menolak segala bentuk kekerasan sebagai cara menyelesaikan konflik. Gereja ini mengecam serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 terhadap warga sipil Israel serta eskalasi militer Israel di Gaza yang menewaskan puluhan ribu warga.
Baca Juga: Pimpinan DPRD Sibolga Minta Presiden Prabowo Turun Tangan Tutup TPL Mengutip pernyataan Dewan Gereja Dunia Oktober 2025, HKBP menegaskan, bahwa semua pihak wajib melindungi warga sipil, menjunjung hukum humaniter internasional dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan sebagai tanggung jawab moral bersama.
HKBP menekankan, bahwa perdamaian sejati tidak hanya ditandai oleh penghentian tembak-menembak, tetapi juga menuntut pemulihan keadilan. Hal ini termasuk pengakuan atas hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri, akses terhadap tanah dan infrastruktur, serta kehidupan yang bermartabat.
Editor
: Robert Banjarnahor