Ephorus : Bebas Bukan Liar, Tetapi Bertanggung Jawab

- Minggu, 25 Januari 2015 18:52 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/01/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Medan (SIB)- Ephorus Pdt Willem TP Simarmata,MA memimpin Pesta Mameakhon Batu Ojahan (MBO) dan Mangompoi Gereja HKBP Maranatha Ressort Ampera Distrik X Medan-Aceh, Minggu (18/1). Dalam khotbahnya, Ephorus menerangkan kepada jemaat agar menggunakan kebebasan yang telah diberikan oleh Tuhan sebagai kebebasan yang bertanggung jawab. "Kebebasan yang kudus adalah kebebasan yang sesuai dengan kehendak Allah, agar tidak menjadi kebebasan yang liar dan tidak bertanggung jawab," ujarnya.Dalam khotbahnya, 1 Kor. 6: 12-20, Ompui Ephorus juga menekankan  agar setiap orang Kristen memuliakan Tuhan melalui jiwa dan raga mereka. "Gereja sebagai persekutuan untuk memuliakan Tuhan, salah satu cara melalui kehadiran kita di gereja sebagai bentuk ucapan syukur," jelasnya.Ephorus juga menyoroti perkembangan gereja belakangan ini yang semakin kurang memasyarakat. Itu pun karena beberapa peristiwa kehilangan di dalam gereja, sehingga gereja sekarang berkunci. "Gereja menjadi berkat, pembawa damai dan kesatuan yang bisa menjadi tempat persinggahan bagi orang lain sehingga berkatnya yang dari dalam mengalir keluar," tambahnya.Terlebih pada kesempatan Minggu II Setelah Epiphanias ini, Ephorus  menegaskan pengetahuan bagi jemaat, tidak ada dasar yang lain menjadi dasar setiap gereja yang dibangun selain Kristus sendiri sebagai dasar bagi gereja dan disahkan untuk diserahkan kepada Tuhan dan menjadi milik Tuhan.Ibadah ini dilayani Praeses HKBP Distrik X Medan-Aceh Pdt Julasber Silaban,MTh sebagai liturgis, Ompui Ephorus sebagai pengkhotbah dan Pendeta HKBP Ressort Ampera Pdt S. Simanjuntak,STh sebagai pendoa syafaat. Ibadah ditutup dengan perjamuan kudus yang diikuti oleh seluruh pendeta yang hadir dan jemaat.Juga ada beberapa paduan suara/koor yang turut melayani di dalam ibadah seperti Concordia Universitas HKBP Nommensen, Pemuda HKBP Helevetia, jemaat HKBP Persiapan Ressort HKBP Pagaran Nauli, dan beberapa paduan suara kategorial dari gereja tersebut.Sebelum memasuki gedung gereja, rombongan prosesi berangkat dari rumah pimpinan jemaat St Tensam Purba/Br. Manullang dengan melewati rel kereta api. Dalam perjalanan prosesi, Ompui Ephorus menyapa dan bersalaman dengan warga masyarakat. Dengan gembira dan sukacita, mereka menyambut keramahan Ompui Ephorus.Sekilas HKBP MaranathaSt. J Sinambela, dalam keterangannya, menyampaikan pada 1992 HKBP Maranatha mulai didirikan dalam bentuk sederhana (parlapelapean) beratapkan seng, berlantai semen dan berdindingkan triplek. Pendirian ini digagas O Napitupulu (1997 menjadi sintua) dan jemaat lainnya. Kemudian, sedikit demi sedikit gereja dibangun pada 2000 yang dilayani oleh Pdt D Sitohang.Gereja yang dipimpin St Tensam Purba ini sebelumnya mengadakan peletakan batu pertama pada 29 Maret 2014 yang lalu dilayani Ephorus Pdt Willem TP Simarmata,MA dan MBO dan Mangompoi diketuai  Baringin Simanjuntak. Baringin dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada setiap donatur yang turut membantu pembangunan gereja, dan kepada seluruh warga jemaat yang turut memberikan perhatiannya dalam pembangunan gereja hingga acara pesta MBO ini bisa berjalan dengan baik.Sejumlah donator juga hadir di antaranya Alwijayah, Yansen,  Willi, dan Hardianto. Mereka mendapat penghargaan berupa ulos sebagai lambang kasih dan kekeluargaan, juga mendapat bross berupa logo HKBP yang disampaikan Ephorus Pdt Willem TP Simarmata,MA didampingi  ibu HL Br.Purba. Mereka beragama Tionghoa yang turut berpartisipasi atas dibangunnya HKBP Maranatha. Ompui Ephorus merasa takjub dan tergugah atas kebaikan mereka yang mampu melakukan kebaikan tanpa batas dan sekat kepercayaan / agama, bahkan mereka merasa belum seberapa membantu gereja ini dan malu di hadapan Ompui Ephorus. "Sifat dan sikap yang demikian menjadi sebuah spirit yang memiliki nilai motivasi dan spiritual atas diri manusia yang juga seharusnya kita miliki sebagai orang Kristen," ungkap Ompui kepada jemaat. Kehadiran mereka di tengah HKBP Maranatha menjadi teladan yang sangat baik. Ompui juga memberikan penghargaan kepada pihak lainnya yang telah bekerja keras membantu pembangunan gereja ini. (hkbp.or.id/i)


Tag:

Berita Terkait

Agama Kristen

Ekspor Sumut 2025 Tumbuh 14,78 Persen, Tiongkok Masih Tujuan Utama

Agama Kristen

Ops Keselamatan Toba, Satlantas Gelar Patroli Sore di Tanjungbalai

Agama Kristen

Plt Kajari Deliserdang Harap PWI Tetap Jadi Mitra Strategis

Agama Kristen

Rakernas PPTSB 2026 Sukses, Sepakati Regenerasi Organisasi dan Kerja Sama Pendidikan

Agama Kristen

Sentimen MSCI dan Bursa Asia Angkat Pasar, Rupiah, IHSG Hingga Emas Kompak Menguat

Agama Kristen

Almisbun Desak Kejati Sumut Tindaklanjuti Dugaan Kejahatan Lingkungan PT LTS