Pematangsiantar (SIB)- Anak-anak di dunia saat ini berada dalam suatu krisis. Anak-anak masih menjadi korban kekerasan baik di sekolah, di rumah, dipaksa menjadi budak di kapal, di pabrik, korban pelecehan seksual dan lainnya.Kondisi itu sudah sering diangkat berbagai media cetak dan elektronik.
Hal tersebut diungkapkan Rev Dr Uwe Hummel (Pdt dari Evanglical Lutheran Church, Jerman) dalam khotbahnya saat ibadah , Senin (6/4) di GKPI Center ,Komplek Panti Asuhan Mamre GKPI Jalan H Ulakma Sinaga Kecamatan Siantar ,Kabupaten Simalungun. Hadir Bishop GKPI Pdt Patut Sipahutar MTh, Sekjen Pdt Oloan Pasaribu MTh, Ephorus HKBP Pdt WTP Simarmata MA, Ephorus GKPS Pdt Jaharianson Saragih STh MSc PhD, Praeses Distrik I GKPS Pdt Abdi Jekri Damanik, Praeses HKI Pdt Janter Simanjuntak MTH MM, Ketua Departemen UEM Asia Sonia Parera-Hummel didampingi Matius Barus, Kepala Departemen Koinonia HKBP Pdt Welman Tampubolon,Ketua Panitia Walk a Mile Pdt Humala Lumbantobing MTh, Sekretaris Pdt Thomas A Sitorus, Pdt Tubiran MT Simamora MTh, Bendahara Pdt Salomo Simanjuntak serta undangan dan sekitar dua ribuan jemaat dari gereja-gereja anggota UEM .
Lebih lanjut Uwe Hummel mengatakan, ibadah Paskah bersama serta jalan santai /Walk a Mile diharapkan menjadi salah satu wujud aksi kepedulian . Serta diharapkan jadi aktivis bagi anak-anak se-dunia.
Untuk itu, diharapkan untuk bisa membina kerukunan baik antara orangtua dan anak-anak. Serta diajak untuk senantiasa mengajarkan tentang firman Tuhan, belajar tentang damai sejahtera dan syaloom, sehingga bisa membawa mereka untuk lebih baik lagi.
Ada beberapa hal yang bisa dijadikan pegangan setelah kita melakukan aksi kepedulian seperti tumbuhnya kerukunan , solidaritas, kesetiakawanan , persekutuan. Persekutuan itu sangat membahagiakan, katanya.
Sementara itu Bishop GKPI mengungkapkan rasa syukur dan terimakasih kepada pimpinan gereja yang hadir,Ketua Departemen UEM ASIA, Bupati Simalungun DR JR Saragih, pemerintah kota Pematangsiantar dan pihak-pihak lainnya yang turut berpartisipasi membantu terselenggaranya kegiatan tersebut.
Pengurus UEM Matius Barus mengungkapkan semua dilakukan UEM untuk membantu anak-anak maupun orang-orang yang membutuhkan bantuan dan kepedulian . Anak-anak nantinya menjadi generasi penerus .
Wakil Moderator UEM Asia Pdt WTP Simarmata MA mengajak seluruh jemaat untuk bersama-sama menopang dan membantu saudara-saudara yang membutuhkan, serta menjadi tugas bersama untuk saling berbagi. HKBP telah melakukan dan mengumpulkan dana bagi anak-anak yang berkekurangan .
Acara juga diisi dengan penampilan dan persembahan lagu-lagu pujian dari anak-anak Panti Asuhan Yapentra, Elim HKBP, Mamre GKPI, Inggou Victory Voice dan Okuli Voice. Juga dilakukan pengumpulan janji iman dari jemaat yang hadir kepada anak-anak yang membutuhkan. (C03/c)