HKI dideklarasikan 01 Mei 1927 dengan nama HURIA bukan GEREJA. Sewaktu nama persekutuan orang kristen ini diubah dari Huria Christen Batak (HChB) menjadi Huria Kristen Indonesia, nama HURIA tetap dipertahankan dan tidak diganti dengan GEREJA. Kemudian ada Gereja yang mengikutinya dalam memberi nama untuk persekutuan orang Kristen yang bersekutu di dalamnya. Bagi HKI nama Huria begitu sakral dan mengandung makna yang sangat dalam. HURIA berasal dari kata Yunani KYRIAKE yang artinya Milik Kyrios atau MILIK TUHAN. Dalam hal ini para pendiri HKI memahami persekutuan umatnya seperti disebutkan orang Jerman “Kircheâ€. HKI adalah persekutuan orang yang menjadi milik Tuhan. Huria Kristen Indonesia berarti orang Kristen Indonesia yang adalah milik Tuhan. Sebutan ‘Gereja’ (dari bahasa Portugis “Igreya†yang berasal dari kata Yunani “Ekklesiaâ€) berarti “Orang yang dipanggil keluar untuk bersekutuâ€. Pemilik Gereja adalah yang memanggil mereka keluar untuk bersekutu. Kalau pendeta yang memanggil mereka, maka gereja itu milik Pendeta. Kalau setan yang memanggil, maka gereja itu gereja setan. Kalau Yesus Kristus yang memanggil mereka, maka gereja itu gereja Yesus Kristus. Tetapi Huria tidak akan pernah menjadi milik pendeta, atau milik setan, tetapi tetap dari awal sampai akhir MILIK TUHAN. Dan Tuhan yang memilikinya adalah Yesus Kristus. Jadi Huria Kristen Indonesia (HKI) tidak sekedar Gereja, tetapi Huria yang mendeklarasikan dirinya setia sebagai MILIK TUHAN.TUJUAN DAN VISITujuan HKI adalah agar semua orang menerima dan mengaku bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat (Markus 16:15; Matius 28:19-20; Filipi 2:11) dan visinya menjadi wujud suatu gereja yang kuat iman, missioner, Modern dan dedikatif sebagai abdi Tuhan Yesus Kristus.Kuat Iman artinya semua orang yang telah dipanggil dan menjadi milik Tuhan (huria) dan bersekutu dalam HKI bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat, benar-benar tangguh menghadapi segala godaan dan cobaan yang datang dari manapun, dan apapun alasannya tidak akan murtad dari pengakuan dan pengikutan kepada Yesus Kristus melainkan tetap setia dan bersedia martir untuk Yesus Kristus.Missioner artinya terus memahami dirinya sebagai utusan Tuhan (misionaris) dalam mengusahakan dan melakukan segala sesuatunya untuk pertumbuhan dan pengembangan HKI sebagai penampakan Kerajaan Tuhan yang penuh dengan nuansa keselamatan, yang sudah datang di dunia.Modern artinya terus berusaha agar tidak ketinggalan zaman melainkan tetap dapat menempatkan diri dalam kemajuan jaman demi menjadi garam dan terang kepada hidup umat manusia di jaman itu, dan demi terlaksananya tugas-tugas marturia, koinonia, diakonia yang didalamnya tercakup didaskalianya.Dedikatif artinya sifatnya selalu melakukan tindakan-tindakan, perbuatan-perbuatan, karya-karya yang menunjukkan kepedulian kepada orang lain dan yang memberikan yang terbaik kepada sesama manusia (yang anggota dalam jemaat HKI maupun yang bukan anggota jemaat HKI). Tindakan, perbuatan atau karya itu dapat berupa solidaritas; aksi kasih; kesetiakawanan; suara kenabian; pendampingan; suara penggembalaan; gotong-royong; loyalitas; kerelaan berkorban; pembelaan/ penegakan Hak dan Kewajiban Azasi Manusia; kebersamaan; kesetaraan; Hidup Tanpa Korupsi; Hidup Tanpa Kekerasan di Rumah dan di Masyarakat; Perlindungan dan Pensejahteraan Anak; Pemeliharaan Lingkungan yang Baik; Kristokrasi dalam Demokrasi; Berbuat untuk Justice Peace and Integrity of Creation (Keadilan, Damai, dan Keutuhan Ciptaan); peningkatan ekonomi rakyat; penumpasan kemiskinan dan kebodohan, tindakan dan pengorganisasian pendidikan dan pengajaran; berkarya demi keselamatan kaum tersisih dan tertindas; aktif dalam pembangunan ideologi, politik, sosial, budaya, agama dan kerukunan intern maupun antar umat beragama, ilmu pengetahuan, teknologi, ekologi, dan kenyamanan, pertahanan serta keamanan negara maupun masyarakat, dan lain-lain perbuatan yang baik. Itu semua dilakukan sebagai tanda syukurnya atas keselamatan dan anugerah sorgawi yang telah diberikan Tuhan secara sola gratia kepadanya di bumi maupun di sorga.Abdi Tuhan Yesus Kristus artinya semua orang yang telah dipanggil dan menjadi milik Tuhan (huria) dan bersekutu dalam Huria Kristen Indonesia terus memahami dirinya sebagai ‘ebed Yesua Hammasiah (Hamba Yesus Kristus), yaitu orang yang selalu siap berkorban dan berkurban untuk Yesus Kristus, kapan dan dimanapun.Motto Huria Kristen Indonesia adalah Pro Deo, Patria, et omni Gentes (Untuk Allah, Tanah, Air, dan segala bangsa). (Master Plan HKI 2003).Sedangkan Tugas HKI adalah melaksanakan kesaksian (marturia), persekutuan (koinonia), dan pelayanan (diakonia).Usaha Huria Kristen Indonesia untuk mewujudkan tujuan, visi maupun misi di atas adalah:1.Membentuk jemaat-jemaat yang merupakan persekutuan orang percaya dalam satu tubuh Kristus, sebagai tempat melayankan firman, kasih dan rahmat Allah.2.Melakukan pelayanan diakonia (Usaha Kasih Sosial) bagi umat manusia melainkan perkataan dan perbuatan, yang sesuai dengan “Hukum Kasih†Yesus Kristus (Kis. 16:1-4; Mat. 25:25-40)3. Melayankan Sakramen Pembabtisan Kudus dan Perjamuan Kudus.4. Menolak dan menentang segala bentuk ajaran yang tidak sesuai dengan firman Allah (Mazmur 1:1; Efesus 4:17-19; Kolose 3:5-9)5.Memelihara dan mewujudkan keesaan orang-orang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus (Yohanes 17:21).6. Memelihara keutuhan ciptaan Tuhan (Kejadian 2:15; 1:28; Mazmur 104)7.Mengangkat dan menahbiskan para pelayan gereja.8. Membina warga gereja untuk menghayati dan mengamalkan kehidupan bergereja9. Melaksanakan pelayanan kasih yang nyata kepada semua orang, mendirikan badan-badan dan usaha-usaha yang berlandaskan kasih Allah, seperti yang telah dinyatakan Tuhan Yesus Kristus dalam perkataan dan pekerjaanNya (Matius 25:40; Yohanes 3:16)10. Menggembalakan umat sesuai dengan firman Allah (1 Timotius 1:3-11) dan aturan dalam Tata Gereja (Tata Dasar, Peraturan Rumah Tangga, dan Hukum Siasat Gereja HKI)11. Membangun daya (tenaga kerja/pelayan), sarana, prasarana dan dana.12.Membuat peraturan-peraturan yang dianggap perlu untuk mendukung dan menyukseskan pencapaian hasil usaha-usaha dan tujuan HKI13.Mengusahakan dan memelihara kerjasama oikumenis dengan semua denominasi Gereja, baik di dalam maupun di luar Republik Indonesia.14. Mendirikan dan mengelola badan-badan usaha, lembaga-lembaga, yayasan-yayasan, dan perusahaan milik HKI.15. Mengusahakan dan memelihara kerukunan intern dan antar umat beragama.16. Turut memajukan Negara Kesatuan Republik Indonesa dalam mencapai cita-citanya untuk mewujudkan masyarakat (civil society) yang adil dan makmur, berdasarkan Pancasila.Hari Jumat, 01 Mei 2015 tepat pada pukul 10.00 WIB para pelayan HKI di Daerah I Sumatera Timur I melaksanakan doa syukur atas Ulang Tahun HKI ke-88 yang dipimpin Ephorus HKI Pdt Dr Langsung Sitorus MTh dan Praeses HKI Daerah I Sumatera Timur I, Pdt Jansen Simanjuntak MTh MM. Dalam khotbahnya Ephorus menjelaskan bagaimana Tuhan memberkati pelayanan HChB (HKI) hingga usianya yang ke-88 Tahun. Untuk itu juga Ephorus berharap agar di kebaktian Minggu, 3 Mei 2015 setiap gereja dapat merangkai acara minggu dan ulang tahun HKI ke-88 guna untuk mensyukuri berkat-berkat Tuhan dalam pelayanan HKI. Selamat Ultah HKI yang ke-88 Tahun, panjang umurnya sehat warga dan pelayannya, kuat imannya di dalam Tuhan. HKI diberkati untuk menjadi berkat. (Penulis adalah : Praeses HKI Daerah I Sumatera Timur I dan Calon Ephorus HKI periode 2015-2020/ r)