Konperensi Distrik 2 GMI Wilayah I Berjalan Lancar

- Minggu, 24 Mei 2015 21:53 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/05/hariansib_Konperensi-Distrik-2-GMI-Wilayah-I-Berjalan-Lancar.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Wilfred Manullang
Bishop Darwis Manurung STh MPsi dan seluruh peserta mengikuti perjamuan kudus saat Konperensi Distrik 2 Wilayah I di GMI Immanuel Simalingkar, Sabtu (16/5).

Medan (SIB)- Konperensi Distrik 2 GMI Wilayah I di GMI Immanuel Simalingkar, Sabtu (16/5), berjalan dengan lancar dan penuh suka cita. Konperensi Distrik, kegiatan yang rutin digelar setiap tahun menjelang diadakannya Konferensi Tahunan GMI, dihadiri seluruh  pendeta  yang memberikan pelayanan di Distrik 2 dan utusan-utusan gereja serta pimpinan  GMI Wilayah I Bishop Darwis Manurung STh MPsi dan Bishop RPM Tambunan.

Konperensi Distrik 2 diawali dengan ibadah dengan liturgis Pdt Eli Saut Silaban STh dan Pdt Ernita Hutahaean STh dengan doa syafaat Pdt Aron Rajagukguk STh. Tema "Bersatu hati sebagai murid Yesus untuk mengubah dunia (Yoh 17: 21)" dan sub tema "Berubah untuk berbuah." 

Bishop Darwis dalam khotbahnya yang diambil dari Mazmur 1: 1-6 menekankan perlunya umat manusia khususnya jemaat dan para pendeta di GMI agar hidup di dalam firman Tuhan. "Kita jangan hanya sekedar merenungkan firman Tuhan tapi marilah kita juga hidup di dalamnya. Tidak ada manfaatnya jika kita bisa menghapal ayat-ayat di Alkitab jika kita tidak  hidup di dalam firman Tuhan," jelasnya.

Dia kembali menekankan bahwa firman Tuhan adalah bagian dari hidup kita dan menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan. Hasil dari hidup dalam firman Tuhan adalah kita tidak akan  kompromi dengan dosa. "Kita harus bisa seperti pohon yang ditanam di sekitar aliran air di mana dia akan menghasilkan buah. Orang yang merenungkan firman Tuhan dan hidup didalamNya maka segala sesuatu yang dikerjakannya akan berhasil," ungkapnya.

"Saya sedih jika ada pendeta yang diminta dipindahkan. Kenapa dia harus dipindahkan? Itu berarti pendeta tersebut tidak menghasilkan buah. Mungkin saja dia bergaul dengan orang-orang berdosa dan tidak hidup di dalam firman Tuhan," jelas Bishop. 

Ibadah dilanjutkan dengan perjamuan kudus yang dilayani Bishop RPM Tambunan, DS Pdt Alpin Purba STh MM, Pdt Parlindungan Sihombing STh, Pdt Samidi Sitorus STh MPsi, Pdt Eli Saut Silabah STh dan Pdt Marudut Sihotang STh.

Sekretaris panitia pelaksana konperensi Pdt James Gurning STh MM menjelaskan konperensi ini bertujuan untuk mendengarkan laporan-laporan dari setiap seksi dan komisi di Distrik 2 Wilayah I serta menyiapkan program-program selanjutnya.

Seluruh peserta tetap mengikuti konperensi hingga berakhir meski dalam cuaca panas. Konperensi ditutup dengan renungan yang dibawakan DS Pdt Alpin Purba yang mengajak seluruh peserta agar berubah untuk berubah yang tentunya akan menimbulkan konsekuensi dan terus belajar berpengharapan kepada Tuhan. (R16/h)


Tag:

Berita Terkait

Agama Kristen

Ekspor Sumut 2025 Tumbuh 14,78 Persen, Tiongkok Masih Tujuan Utama

Agama Kristen

Ops Keselamatan Toba, Satlantas Gelar Patroli Sore di Tanjungbalai

Agama Kristen

Plt Kajari Deliserdang Harap PWI Tetap Jadi Mitra Strategis

Agama Kristen

Rakernas PPTSB 2026 Sukses, Sepakati Regenerasi Organisasi dan Kerja Sama Pendidikan

Agama Kristen

Sentimen MSCI dan Bursa Asia Angkat Pasar, Rupiah, IHSG Hingga Emas Kompak Menguat

Agama Kristen

Almisbun Desak Kejati Sumut Tindaklanjuti Dugaan Kejahatan Lingkungan PT LTS