Medan (SIB)- Seksi Sekolah Minggu HKBP Uskup Agung Sugiopranoto, Medan menyelenggarakan "Paskah Ceria Anak Sekolah Minggu Bersama Orangtua" out door (10/5).
Memulai acara berthema "Pesta Paskah Hatuaon" ini, setelah dibuka Pdt Dr Robinson Butarbutar, keceriaan dan keakraban semua Anak Sekolah Minggu (ASM) bersama para orangtua dan semua Guru Sekolah Minggu (GSM) dan parhalado langsung dimulai dengan nyanyiang gembira"Pesta Paskah Haluaon (BE No.98) dan "Kucinta Keluarga Tuhan". Sambil bernyanyi, gerak lagu yang ditampilkan semua ASM dan GSM diikuti para orangtua dengan wajah gembira dan pancaran energi yang melimpah.
Aktivitas lomba diawali "Lukis Segaris-segaris" antar keluarga ( ASM bersama orangtua/papa & mama). Sangat menarik menyaksikan lomba ini. Kerja sama yang indah suami-isteri besama anak-anaknya ( ada suami-isteri dengan seorang anak dan ada suami/isteri dengan dua orang anak ) mewujudkan sebuah "lukisan" di atas kertas A2 dengan saling menyambungkan garis demi garis ( garis lurus dan garis lengkung ) oleh suami,isteri, dan anak secara bergantian. Ditingkah musik dan komentar yang menambah asiknya suasana, semua peserta lomba "Lukis Segaris-segaris" ini, sebanyak 22 keluarga, dapat merampungkan lukisannya melalui proses yang baik dan dengan dengan hasil yang baik.
Tak kalah menarik adalah kerja sama keluarga peserta "Lomba Puzzle Alkitab Perjanjian Lama", menyusun kitab-kitab Perjanjian Lama sesuai urutannya.
Kurang dari 7 menit sebagai durasi yang ditentukan, sebahagian peserta ternyata dapat menyelesaikan susunan potongan nama-nama Kitab PL yang ditempelkan dengan dubletip di atas karton yang sudah disediakan. Dapat dilihat, ada peserta dimana anaknya yang kelihatan lebih tahu susunan kitab-kitab PL sebagaimana mestinya dan ada juga orangtua yang sama-sama hafal dengan anaknya. Begitu juga "Lomba Bola Balon" antar orangtua yang menjadi tontonan bagi semua ASM bagaimana papa dan mama mereka masing-masing berusaha mempertahankan balonnya sembari berupaya memecahkan balon lawan mainnya.
Sesuai dengan nama kegiatan ini, keceriaan yang sungguh merata dan menjadi milik bersama, nampak pada waktu lomba "Gerak dan Lagu" antar keluarga yakni menyanyikan dan menarikan lagu pilihan ada yang nampak sangat kompak, ayah,bunda dan anaknya fasih lirik dan melodi lagu dan seirama dengan gerak dan ekspresi ceria mereka.
"Kalau bisa, acara seperti ini lebih sering dilakukan" demikian komentar beberapapa orangtua. Bukan hadiah juara dan bingkisan yang dibagikan yang nampak menyenangkan tetapi suasananya sesuai dengan pesan Pdt Dr Robinson Butarbutar pada pembukaan supaya semua keluarga, dalam sukacita Paskah, menikmati kebersamaan anak dengan orangtua.
Seperti dikatakan St.Drs.John Heart Panggabean, Koordinator Guru SM, tujuan kegiatan ini adalah untuk memupuk keakraban keluarga dalam suasana gerejawi yang dilaksanakan sebagai rangkaian acara yang sudah diselenggarakan sebelumnya yakni "Pertemuan dan Seminar Bersama Orangtua ASM" yang sudah dilaksanakan bulan sebelumnya dengan topik "Bekali Anak Hadapi Serangan Zaman" yang disampaikan Dr.B.S. Sidjabat, pakar PAK dari Bandung. Ketersediaan waktu orangtua, perhatian yang memadai, dan kebersamaan anak dan orangtua serta suatu sinergitas dengan gereja adalah hal penting dalam membesarkan anak di setiap keluarga. (R4/c)