Medan (SIB)- Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Gereja Kristen Pentakosta, Senin (1/6) dibuka di Kantor Pusat GKP Jalan Sosial - Bromo Medan. Diawali kebaktian dipimpin Ketua Umum Badan Pekerja Harian (BPH)/Ketua Sinode GKP Bishop Pdt Dr EJ Hutahaean SH MMin, kegiatan berlangsung khidmat dan haru sebab ikut mengenang Sekjen GKP Pdt Nelson Tambunan SPd menghadapNya beberapa bulan sebelum kegiatan. Direktur Agama Kristen pada Direktorat Jenderal (Dirjen) Pembinaan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia Dr Andar Gultom MTh dalam sambutannya mengatakan jemaat masih harus meningkatkan kualitas keimanan dan kehidupan bernegara. Menurutnya, warga gereja belum bersatu untuk memperjuangkan kepentingan Kristen. “Satu contoh, belum ada kesatupaduan wadah Kristen untuk menilai apakah satu ajaran sesat atau bertentangan dengan Kristen. Karena itu pula undang-undang tentang penodaan agama Kristen, belum digodog legislatif,†tandasnya sambil mengatakan seolah-olah warga gereja memiliki kasih sempurna. “Padahal, masih keras untuk pendirian dalam ego sektoral!â€Ia pun mencontohkan organisasi Kristen yang jarang tunggal. Contohnya Asosiasi Pendeta Indonesia baru dideklarasikan, sudah muncul organisasi sejenis. “Saya yang awam pun jadi sulit memilih organisasi Kristen mana yang benar-benar melayani jemaat!â€Menyampaikan sambutan berbaur bahasa Indonesia - Latin dan Batak, Andar Gultom mengatakan, wakil Kristen yang utuh mewakili jemaat sangat dibutuhkan karena kepaduan tersebut sebagai bentuk ketebalan iman hingga umat yang hendak dibina dapat memetik hal terbaik. Ia menunjuk ada lebih tiga ratus sinode gereja di Indonesia, yang masing-masing membawa misi eksklusif. “Orang Kristen saja bingung, bagaimana dengan orang luar? Sejatinya, Kristen itu satu yakni yang mengakui Yesus Kristus sebagai Kepala Gereja!â€Di ujung sambutannya, Direktur Agama Kristen pun memprihatinkan kondisi fisik gereja yang jauh dari layak dibanding rumah-rumah mentereng orang Kristen. “Seperti Kantor Pusat GKP. Direktur Agama Kristen Kemenag membantu Rp100 juta untuk kantor pusat ini,†tandas Andar Gultom.Ketua Sinode GKP Pdt Dr EJ Hutahaean SH MMin menegaskan Mukernas GKP tak semata menyusun program dan memilih pengurus tapi menjawab tantangan zaman dan fenomena dalam kehidupan masyarakat. Pimpinan gereja harus menghindari melayani dengan pamrih. Mukernas, lanjutnya, digelar terdadak karena Sekjen GKP menghadapNya. Sesuai AD/ART, GKP harus mengadakan Mukernas untuk menyusun program, mengevaluasi dan memilih kepengurusan.Ketua panitia Pdm Immanuel Ginting Dipl SA mengatakan, kegiatan digelar hingga Rabu, (3/6) untuk mengevaluasi kerja yang lalu dan menyusun program selanjutnya. Bertema Giatlah Selalu dalam Pekerjaan Tuhan Sebab Jerih Payahmu Tidak Sia-sia (1 Korintus 15:58b) dan subtema Melayani Tuhan Adalah Tanggung Jawab Hamba-hamba Tuhan, pria pimpinan PA Sahabat Keluarga Indonesa itu mengatakan kegiatan pun menegaskan GKP Mendukung NKRI dan Mengapresiasikan Polri dalam Memberantas Judi, Narkoba dan Korupsi.Hadir di kegiatan itu Ketua PGPI Sumut Pdt Dr Paul F Wakkary MMin MTh, Gubsu diwakili Robertson Simatupang, Binmas Kristen Kemenagsu Dr Hasudungan Simatupang MPd, Pdt Harianto Marpaung, Wali Kota Medan diwakili M Tampubolon, Pdt P Simanjuntak, Kapolresta diwakili A Pasaribu. Juga hadir Ketua Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Pdt Drs Roma Sihombing MTh, Ketua GAMKI Sumut Landen Marbun dan Sekretaris FKUB Sumut Pdt Drs JW Panjaitan. (R9/q)