Pesta Puncak Tahun Perempuan Distrik XV Sumbagsel

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin Peduli Jemaat HKBP

- Minggu, 02 Agustus 2015 13:28 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/08/hariansib_Gubernur-Sumsel-H-Alex-Noerdin-Peduli-Jemaat-HKBP.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Dok/c
DIULOSI : Gubernur Sumsel H Alex Noerdin foto bersama seusai diulosi Ephorus HKBP Pdt WTP Simarmata MA, Kadep Koinonia Pdt Welman Tampubolon dan Praeses Sumbagsel Pdt Saur Simanjuntak pada Puncak Tahun Perempuan di Palembang, Minggu (26/7).
Palembang (SIB)- Pesta Puncak Tahun Perempuan HKBP Distrik XV Sumbagsel Minggu (26/7) di HKBP Palembang dipimpin langsung Ephorus HKBP Pdt. Willem TP Simarmata  MA, Kepala Departemen Koinonia Pdt. Welman Tampubolon dan  Praeses Sumbagsel Pdt. Saur Simanjuntak. Hadir ribuan jemaat dari Distrik Sumbagsel dan Gubernur  Sumsel H Alex Noerdin serta  undangan dari gereja lain. Dalam khotbah  dari Kitab 2 Raja-raja 4:42-44 , Ephorus menyampaikan bahwa teladan nabi Elisa dalam berbelaskasihan dan sikap memberi merupakan dorongan bagi setiap pelayan dan jemaat, terlebih kaum perempuan/ibu membawa perubahan yang baik karena perempuan terpanggil menjadi pelopor pembaharuan dan pemberdayaan keluarga, gereja dan masyarakat. Melalui pesta ini diharapkan kaum perempuan semakin lebih mencintai keluarga memberikan tanggungjawab kepada anak dan mengajarkan sikap memberi dan menopang bagi gereja dan lingkungan sekitar khususnya mereka yang miskin, korban bencana dan peperangan sampai dengan warga terlantar. Memberi sedikit tetapi sangat berarti sebagai pembawa perubahan. Beberapa anak kecil dan gadis kecil yang adalah anak dari Jemaat HKBP menjadi personil group musik tiup dalam perayaan Pesta Puncak Tahun Perempuan itu. HKBP menunjukkan dan mempersiapkan bahwa setiap anak boleh mengembangkan potensi seni atau kreativitas dalam pelayanan terhadap musik gerejawi dan juga bermain ditingkat nasional dan internasional. Peduli akan anak-anak menjadikan HKBP tetap jaya dalam menghadapi tantangan zaman. Ompui Ephorus Pdt. Willem TP Simarmata juga meminta  agar anak-anak juga memberikan yang terbaik untuk Tuhan, seorang anak kecil dipakai Tuhan untuk meluaskan kerajaan Allah (Yohanes6:1-21).Gubernur Sumatera Selatan H. Alex Noerdin hadir serta menyapa dan menyampaikan selamat  Pesta Puncak Tahun Perempuan  HKBP. Dia sungguh terharu melihat kebersamaan para kaum perempuan yang hadir ribuan orang. H  Alex Noerdin memaparkan rencana dan program ke depan untuk provinsi ini lebih maju dan itu sudah terbukti selama beliau menjabat 2 periode. Ephorus HKBP Pdt Willem TP Simarmata juga merespon baik segala kinerja yang dilakukan  terutama janji Gubernur yang tidak menginginkan kerusuhan karena etnic atau agama dalam masyarakat plural. Beliau sangat dicintai masyarakat karena memiliki jiwa sosial yang tinggi, ini dibuktikan dengan bantuan dana  membangun Rumah Dinas Praeses Sumbagsel Rp. 300 juta. Dia juga mau menerima usaha setiap gereja untuk memiliki ijin dan sertifikat bangunan dan tanah HKBP.Dalam kesempatan itu Mahawan Surianto juga hadir dalam Perayaan Pesta Puncak Tahun Perempuan di Palembang. Surianto seorang dermawan dari keluarga Buddha yang sangat peduli terhadap HKBP Sukarame Resort Palembang. Mahawan telah menyumbangkan 2000 M2 tanah untuk gereja tersebut dan setiap ada kegiatan gereja, beliau ikut berpartisipasi dalam dana dan bantuan lain.Selain itu, Dr. Sulaiman Lee bersama keluarga asal dari Korea turut juga  hadir. Sulaiman Lee adalah sahabat  Pdt. Willem TP Simarmata dan juga bekerjasama dengan HKBP dalam tingkat Global dan Internasional. Dr. Lee memperkenalkan Korea yang maju dalam berbagai bidang baik Teknologi dan Pertanian . Seperti khotbah dalam 2Raja-raja 4:42-44 bahwa seorang pelayan harus bisa memberikan kesejateraan dalam kebutuhan kehidupan sehari-hari bukan hanya spritual atau ritual rutinitas. (R4/c)


Tag:

Berita Terkait

Agama Kristen

Ekspor Sumut 2025 Tumbuh 14,78 Persen, Tiongkok Masih Tujuan Utama

Agama Kristen

Ops Keselamatan Toba, Satlantas Gelar Patroli Sore di Tanjungbalai

Agama Kristen

Plt Kajari Deliserdang Harap PWI Tetap Jadi Mitra Strategis

Agama Kristen

Rakernas PPTSB 2026 Sukses, Sepakati Regenerasi Organisasi dan Kerja Sama Pendidikan

Agama Kristen

Sentimen MSCI dan Bursa Asia Angkat Pasar, Rupiah, IHSG Hingga Emas Kompak Menguat

Agama Kristen

Almisbun Desak Kejati Sumut Tindaklanjuti Dugaan Kejahatan Lingkungan PT LTS