Pesta Parheheon Parompuan di HKBP Gedung Johor

Perempuan Harus Bisa Menjadi Tiang Agar Rumah Tidak Rubuh

- Minggu, 06 September 2015 11:23 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/09/hariansib_Perempuan-Harus-Bisa-Menjadi-Tiang-Agar-Rumah-Tidak-Rubuh.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/ Ist
Ketua DPRD Medan Henry John Hutagalung SE SH MH foto bersama Pendeta HKBP Resort Gedung Johor Pdt Martin Manullang SE SH MH dan para parhalado HKBP Gedung Johor, Minggu (10/8).
Medan (SIB)- Gereja HKBP Resort  Gedung Johor melaksanakan Pesta Parheheon  Parompuan HKBP, Minggu (10/8) di Jalan AH Nasution Gang Horas, Kecamatan Medan Johor, dimeriahkan artis Arjon Aritonang. Thema, "Sada do hita di bagasan Kristus Jesus," ibadah dipimpin Pdt Martin Manullang STh MM, pendeta resort Gedung Johor.Dalam khotbahnya yang dikutip dari Mazmur 34:1-8, Pdt Martin Manullang menyebutkan, rasa ketakutan terkadang membuat manusia berbuat apa saja, bahkan menjadi lupa akan kekuatan Tuhan."Kita perlu bersyukur kepada Tuhan atas apa pun yang kita alami dalam kehidupan. Karena orang yang percaya akan diselamatkan dan dijaga oleh Tuhan, sehingga tidak perlu takut akan apa pun di dunia ini," katanya.Saat ini kata dia, sudah banyak yang atheis karena tidak percaya. Padahal seperti angin yang tak bisa  dilihat namun bisa kita rasakan, maka demikianlah orang bisa percaya kepada Tuhan yang tidak bisa  dilihat, namun keberadaannya dapat dirasakan.Tidak salah memuji Tuhan dengan berpakaian indah. Tapi jangan jadi penghalang memuji Tuhan karena ketidakpunyaan. Karena Tuhan menerima keberadaan manusia, seperti apa yang dia punya. Tuhan akan mengingat apa yang  dilakukan manusia, termasuk persembahan dari orang-orang miskin. Tuhan tidak pernah menghapus segala kebaikan manusia. Yang Tuhan hapuskan adalah dosa-dosa kita," paparnya."Kemudian pujilah Tuhan dengan segala berkat dan situasi yang ada padamu. Karena Tuhan tetap bekerja saat kita sukacita dan dukacita, maka kita syukurilah, walau kadang rencana Tuhan tidak sesuai dengan harapan kita. Tapi kita ingatlah, bahwa dalam situasi yang paling pahit pun, Tuhan tetap bekerja untuk kita dan mempersiapkan rencana terindah untuk kita," sambung Pdt Martin.Tahun Perempuan HKBP ini diharapkan jadi momen kebangkitan untuk mendorong semakin suburnya Firman Tuhan tumbuh di tengah-tengah keluarga, gereja  dan masyarakat. Pada kesempatan itu pendeta menekankan perlunya ada keramahan dalam diri seorang ina, di mana saja dan dalam kondisi apa pun.Dalam  itu, tampil juga koor Gabungan Ina Selasa, Paduan Suara Maranatha, NHKBP Soli Deo, koor gabungan seluruh wijk menyanyikan lagi wajib festival "Tetaplah Mengasihi" dan Punguan Ama HKBP Gedung Johor.Usai kebaktian, Ketua Panitia Parheheon Parompuan Ny St Panggabean Boru Tambunan dalam laporannya memaparkan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan menjelang pesta puncak di antaranya bidang Alkitab, festival paduan suara, seminar kecantikan dan lain-lain. Pada kesempatan itu dia mengucapkan terima kasih kepada semua termasuk ruas, naposo, parhalado, para undangan, dan lainnya yang telah memberi dukungan sehingga semua kegiatan bisa berjalan dengan baik.Turut  hadir Ketua DPRD Medan Henry John Hutagalung SE SH MH. Menurut dia, perempuan adalah tiang utama baik pemerintahan maupun di rumah tangga. Kalau tiang runtuh, maka runtuhlah bangunan itu, perempuan harus bisa mengikuti sikap Maria, yang selalu menyerahkan semua kehidupan hanya ke dalam tangan Tuhan. "Dan kami dari DPRD Medan siap menjalin kerja sama dengan gereja terkait program-program yang ingin dilaksanakan," tutup Henry John.Sedangkan Pdt Martin Manullang MM dalam sambutannya berpesan agar para ibu semakin mendekatkan diri kepada anak-anak, agar terhindar dari pengaruh jahat seperti narkoba dan lain-lain. "Para ibu juga harus makin aktif memberi perhatian kepada para naposo bulung termasuk yang ada di semua wijk (sektor) yang ada," katanya. (A12/f)


Tag:

Berita Terkait

Agama Kristen

Ekspor Sumut 2025 Tumbuh 14,78 Persen, Tiongkok Masih Tujuan Utama

Agama Kristen

Ops Keselamatan Toba, Satlantas Gelar Patroli Sore di Tanjungbalai

Agama Kristen

Plt Kajari Deliserdang Harap PWI Tetap Jadi Mitra Strategis

Agama Kristen

Rakernas PPTSB 2026 Sukses, Sepakati Regenerasi Organisasi dan Kerja Sama Pendidikan

Agama Kristen

Sentimen MSCI dan Bursa Asia Angkat Pasar, Rupiah, IHSG Hingga Emas Kompak Menguat

Agama Kristen

Almisbun Desak Kejati Sumut Tindaklanjuti Dugaan Kejahatan Lingkungan PT LTS