Jambi (SIB)- Puncak Perayaan Tahun Perempuan se HKBP Distrik XXV Jambi dilaksanakan Minggu (13/9). Ibadah Raya dipimpin Kepala Departemen Koinonia HKBP Pdt Welman P Tampubolon sebagai pengkotbah dihadiri jemaat yang memenuhi tempat ibadah. Dalam khotbahnya yang diambil dari Jakobus 3:1-12, Pdt Welman mengatakan bahwa lidah adalah anugerah Tuhan yang hendaknya dipakai pada fungsinya, yaitu memuliakan Tuhan. Lidah hendaknya menjadi sumber berkat, kesembuhan dan selalu berdoa, karena doa adalah indikator dari kasih sayang. Dengan mendoakan, berarti menggambarkan kasih sayang kepada orang lain.Lidah dapat memecah persekutuan, bahkan menyulut api murka dan kebencian. Oleh karena itu, sebagai anugerah Tuhan, lidah harus dipakai untuk melakukan hal yang baik. Kadep Koinonia juga mengatakan, bahwa iman tanpa perbuatan adalah mati, sehingga pengakuan sebagai orang yang beriman bukan terucap dari perkataan saja, melainkan harus nyata di dalam perbuatan. Selaraslah perkataan dan perbuatan. Di tengah kondisi sosial yang mencemaskan sekarang ini, korupsi, kekerasan, narkoba, perusakan alam yang merugikan semua pihak, mengakibatkan kecemasan yang tinggi. Dan Perempuan HKBP, juga bertanggungjawab sebagai subjek dari usaha menghalau hal tersebut. Peranan perempuan sangatlah penting, secara khusus ditengah keluarga. Keluarga merupakan basis dari kehidupan sosial masyarakat, sehingga keluarga harus mendapat perhatian yang khusus. Perayaan Tahun Perempuan ini mengarahkan kaum Perempuan untuk lebih baik. Pesta Tahun Perempuan se HKBP Distrik XXV Jambi ini dipusatkan di HKBP Jambi Kota Baru pada 12-13 September 2015. Suasana kemeriahan dalam perayaan terlihat pada jemaat yang datang dari seluruh medan pelayanan HKBP yang ada di Provinsi Jambi. Perayaan diawali Sabtu, 12 September 2015 dengan ibadah pembukaan, Kemudian seminar sehari dengan Topik Perempuan yang Bijak dan Tangguh dengan Pembicara Kepala Departemen Koinonia HKBP Pdt. Welman P. Tampubolon. Seminar ini diwarnai dengan tanya jawab antara pembicara dan peserta yang membangun pengertian di tengah perempuan bahwa Perempuan adalah Subjek dari Pelayanan Tritugas Panggilan Gereja (Koinonia, Marturia dan Diakonia).Juga dilakukan perlombaan kreatifitas yang diikuti peserta dari Ressort yang ada Distrik XXV Jambi, yaitu perlombaan memasak ibu-ibu. Kemudian dilanjutkan dengan perlombaan memasak Keluarga (suami-istri.red) Pendeta Ressort se HKBP Distrik XXV Jambi turut serta dalam perlombaan juga Keluarga Praeses. Dalam hal ini, Panitia meminta Ny. B. Tampubolon br. Pangaribuan (Inang Kadep Koinonia HKBP) sebagai juri dalam kedua perlombaan tersebut. Terlihat semangat dan sukacita dari peserta maupun jemaat yang hadir mengikuti kegiatan ini. (hkbp.or.id/f)