HUT ke-47 GKPI Gang Sado Medan

Bishop GKPI: Jemaat GKPI Harus Mau Berdamai dengan Sesama

- Minggu, 15 November 2015 13:45 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/11/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Medan (SIB)- Ratusan jemaat bersukacita memperingati HUT ke-47 GKPI Gang Sado, Minggu (8/11) di Jalan Taduan, Medan. Acara diawali masuknya barisan prosesi Bishop GKPI Pdt O Pasaribu MTh bersama istri br Situmorang, Pendeta Resort  Pdt Martin P Hutabarat STh MM bersama istri br Rajagukguk, Guru Jemaat St JH Manullang SPd, Ketua Panitia Ir DR Hutagaol, majelis jemaat dan ratusan jemaat GKPI Gang Sado.Rombongan disambut tarian anak sekolah minggu dan pengalungan bunga kepada Bishop GKPI, Pendeta Resort. Untuk nonya Bishop br Situmorang dan Ny Pendeta Resort br Rajagukguk diberikan bunga pangku, dan dilanjutkan pelepasan 2 burung merpati sebagai bentuk simbol perdamaian.Bishop GKPI Pdt O Pasaribu MTh dalam khotbahnya mengucap syukur atas janji Tuhan yang menyertai perjalanan GKPI menjadi alat Tuhan dan menyaksikan injil keselamatan baik dalam kematian dan kebangkitan Kristus.“Kita mengharapkan GKPI Gang Sado benar-benar dirindukan dan dicintai warga dan masyarakat lingkungan. Dicintai karena persekutuannya yang kudus. Dimana seluruh warga jemaat memperoleh kekuatan iman, penghiburan dan pengharapan dan kasih. Karenanya gereja harus membawa berkat bagi lingkungan,” katanya.Kalau selama ini ada pergumulan di GKPI Gang Sado, diharapkan melalui momen ulang tahun semakin mengintrofeksi diri. Semakin menyadari bahwa bersekutu di gereja itu adalah orang-orang yang diselamatkan Tuhan dan hidup harus mau berdamai dengan sesama.Gereja dalam pelayanannya harus meningkatkan penyembahan dan persembahan. GKPI harus selalu mendorong seluruh warga jemaatnya untuk beribadah, sebab tanda orang percaya harus beribadah.“Apabila hidupnya menjadi persembahan, atau dipersembahkan bagi sesama dan dunia, artinya harus menjadi berkat untuk sesama. Karena itu momen ulang tahun ini dapat merubah sikap kurang baik warga. Karena itu kami mengimbau seluruh jemaat GKPI Gang Sado untuk boleh berdamai kepada sesamanya,” harapnya.Semementara Ketua Panitia Ir DR Hutagaol dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Bishop yang berkenan hadir dan juga kepada pendeta resort serta seluruh undangan dari GKPI Resort Medan Timur II sehingga perayaan ulang tahun berlangsung meriah.HUT mengusung tema “Tuhan, aku cinta pada rumah kediamanMu” (Mazmur 26:8a) subtema “Melalui Perayaan HUT ke-47 GKPI Gang Sado Medan, diharapkan seluruh jemaat lebih mencintai Tuhan”.Acara kebaktian dipimpin Pdt Martin P Hutabarat STh MM, doa syafaat St P Lumbantobing dan diisi Koor Gabungan GKPI Gang Sado, koor anak sekolah minggu dan pembacaan sejarah singkat berdirinya GKPI Gang Sado dibacakan Guru Jemaat St JH Manullang SPd. Acara dilanjutkan pemotongan kui HUT ke-47 oleh Bishop, lelang, hiburan dan lucky draw. (A16/d)


Tag:

Berita Terkait

Agama Kristen

Ekspor Sumut 2025 Tumbuh 14,78 Persen, Tiongkok Masih Tujuan Utama

Agama Kristen

Ops Keselamatan Toba, Satlantas Gelar Patroli Sore di Tanjungbalai

Agama Kristen

Plt Kajari Deliserdang Harap PWI Tetap Jadi Mitra Strategis

Agama Kristen

Rakernas PPTSB 2026 Sukses, Sepakati Regenerasi Organisasi dan Kerja Sama Pendidikan

Agama Kristen

Sentimen MSCI dan Bursa Asia Angkat Pasar, Rupiah, IHSG Hingga Emas Kompak Menguat

Agama Kristen

Almisbun Desak Kejati Sumut Tindaklanjuti Dugaan Kejahatan Lingkungan PT LTS