Pekanbaru (SIB)- Pesta Puncak Tahun Perempuan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) tingkat Distrik XXII Riau berlangsung meriah dan penuh sukacita di Kompleks HKBP Hangtuah Jalan Hangtuah Kota Pekanbaru, Minggu (8/11) dihadiri sekitar enam ribu jemaat dari berbagai daerah di Provinsi Riau. Acara yang diawali ibadah raya dipimpin Ephorus Pdt Willem TP Simarmata MA itu dihadiri Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, anggota DPD Asal Riau Rosti Uli Purba, Sekda Kota Pekanbaru Syukri Harto mewakili Wali Kota, Dir Sabhara Polda Riau Kombes Tumpal Manik mewakili Kapolda, Wakil Ketua DPRD Riau Manahara Manurung, Praeses HKBP Distrik XII Pdt Banggas RH Simanungkalit dan undangan lainnya.Ephorus dalam khotbahnya yang diambil dari Ibrani 9:24-28 menekankan tentang peran perempuan sebagai pondasi yang kokoh untuk membentuk generasi Kristen yang bermartabat, yang semuanya berawal dari keluarga. Sebab, katanya, keluarga merupakan “sekolah kehidupanâ€. Ia mengajak para orangtua untuk menanamkan nilai-nilai yang luhur kepada anak-anak sejak kecil di dalam keluarga, sehingga bisa lahir generasi yang bermartabat.Sementara Plt Gubernur dalam sambutannya usai acara kebaktian mengatakan, pihaknya menyambut baik kegiatan Tahun Perempuan HKBP karena sejalan dengan program pemerintah, terutama Pemprov Riau. Dia mengajak para perempuan jemaat HKBP untuk lebih mengambil peran dalam pembangunan. “Peran perempuan sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan pembangunan,†katanya. Kepada pers, Senin (9/11) di Pekanbaru, Ketua Panitia Perayaan Tahun Perempuan HKBP tingkat Distrik XXII Tiurmaida Silitonga didampingi bendahara Farida Hutapea mengatakan, selama satu tahun panitia telah melaksanakan berbagai kegiatan untuk menyemarakkan Tahun Perempuan HKBP itu. Di antaranya, seminar sehari tentang pembentukan karakter unggul perempuan HKBP kegiatan olahraga bersama yang diikuti 1.000 jemaat, pelatihan choral clinic diikuti perwakilan-perwakilan dari resort, penilaian gereja dan pekarangan terbaik, pelatihan EE di lima regional, donor darah, aksi peduli asap dengan membagikan 2.000 masker, mengunjungi Rutan Pekanbaru dan terakhir pada 7 November festival koor, tortor, lomba berzending dan keterampilan.Acara yang berlangsung sejak pagi hingga sore itu meriah meski sempat diwarnai turunnya hujan. Para perempuan yang hadir jumlahnya mencapai sekitar empat ribu orang dengan penuh semangat mengikuti jalannya acara, termasuk ramai-ramai menyanyikan lagu “Olophon maâ€, lagu wajib untuk Tahun Perempuan HKBP. (R22/d)