Nisel (SIB)
Dinas Pariwisata Nias Selatan diminta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), jangan hanya sekedar promosi tanpa "feedback" yang jelas. Permintaan itu disampaikan saat rapat kerja dengan Komisi II DPRD Nias Selatan, Senin (24/2/2020).
Ketua Komisi II DPRD Nisel Asazatulo Giawa mengatakan bahwa rapat kerja bertujuan untuk mengingatkan program kerja Dinas Pariwisata untuk segera merealisasikannya. Soal upaya peningkatan PAD juga menjadi salah satu topik yang dibahas. "Iya, kita sarankan bagaimana cara meningkatkan PAD setiap tahunnya jangan hanya asyik promosi acara aja," katanya melalui Whatsaap.
Sementara Kadis Pariwisata Anggraeni Dachi yang dihubungi tidak merespon konfirmasi wartawan, sedangkan Sekretaris Reliman Harefa, Selasa (25/2/2020) mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti saran dari DPRD dengan menyiapkan hal-hal yang penting dalam pembuatan Perda untuk menarik pajak dari pelaku pariwisata.
Diakuinya selama ini memang Dinas Pariwisata gencar melakukan promosi baik melalui event di daerah hingga keluar daerah. Hal itu menurutnya agar masyarakat luar Nias lebih mengetahui budaya dan potensi pariwisata yang ada di Nisel.
Event yang digelar tiap tahun yang menghabiskan anggaran miliaran menurut Reliman merupakan upaya Dinas Pariwisata dalam mempromosikan, meski belum menghasilkan PAD event-event tersebut dikatakanny baik untuk promosi. (*)