Medan (SIB)
Sebanyak 248 calon advokat di Medan mengikuti ujian profesi advokat (UPA) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) di bawah kepemimpinan Ketua DPN Fauzie Yusuf Hasibuan, baru-baru ini.
Selain di Medan yang digelar di Tiara Convention Center, DPN Peradi juga menggelar ujian yang sama 36 kota lainnya di Indonesia.
Hal itu dikatakan Ketua Bidang Pembelaan Organisasi Peradi, Happy SP Sihombing, didampingi Sekjend Thomas Tampubolon, para pengawas dari DPC Peradi Medan, Ina Moriza, Roro Iswahyuningsih, Dahsyat Tarigan, Syahrul Sitorus, Marhta Sitorus dan para 10 ketua DPC Peradi di Sumut.
Happy mengatakan, total peserta UPA seluruh Indonesia yakni 4.488 peserta. Jumlah terbanyak masih diduduki Jakarta, kemudian Surabaya, Bandung dan Medan.
"Jadi Medan itu terbanyak keempat. Alhamdulilah, untuk di seluruh Indonesia dan di Medan khususnya ujian profesi advokat ini berjalan dengan lancar tanpa ada kecurangan," ujar Happy.
Lebih lanjut disebutkannya, ujian di Medan pesertanya ada yang datang dari beberapa kota di sekitar Medan. “Ini merupakan ujian gelombang pertama yang kita laksanakan di 2020. Kemungkinan di akhir tahun nanti akan ada lagi kita laksanakan ujian advokat,†sebutnya.
Menurut dia, ujian kali ini UPA yang telah dilaksanakan Peradi yang ke 20 kalinya. Untuk tahun ini hampir sama dengan tahun sebelum-sebelumnya yakni dilaksanakan oleh tim outsourching dan dibantu panitia baik dari DPN Peradi dan DPC Peradi Medan.
Ujian advokat ini dilaksanakan sesuai perintah UU Advokat. Bahwa setelah melewati Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), maka berhak mengikuti ujian, selanjutnya menjalani proses magang selama dua tahun dan akhirnya sampai pada pelantikan atau pengambilan sumpah advokat yang dilakukan pengadilan tinggi setempat. (*)