Simalungun (SIB)
Ketua Komisi I DPRD Simalungun Histony Sijabat miris mencermati kesenjangan sosial antara Kepling (kepala lingkungan) dengan Gamot (kepala dusun) di Simalungun.
Pasalnya, tunjangan yang diterima Kepling hanya Rp 1 juta perbulan. Sedangkan, Gamot disebut mendapat gaji Rp 2.050.000 perbulan.
"Alangkah baiknya dipertimbangkan kenaikan gaji Kepling agar tidak muncul kesenjangan sosial," tutur Histony di Pamatangraya, Kamis (25/6/2020).
Menurut dia, untuk memulihkan kesenjangan itu perlu disepakati penambahan gaji Kepling. Meski tidak bisa serupa, paling tidak mendekati gaji Gamot.
"Kita minta agar tim anggaran eksekutif mempertimbangkannya. Tugas pokok dan fungsi Kepling dengan Gamot juga hampir sama. Jadi, wajar dinaikkan gaji Kepling agar tidak terlalu jauh perbedaan gaji itu," ujar Histony.
Sebagaimana diketahui, sejumlah Kepling di Simalungun mengeluh karena hingga kini tunjangan aparatur kelurahan dengan desa belum serumpun, sehingga terjadi kesenjangan sosial. (*)