Nias Barat (SIB)
Dampak Covid-19 yang mengharuskan siswa belajar dari rumah, sekolah- sekolah di Nias Barat mewajibkan siswa memiliki handphone android untuk memudahkan kegiatan belajar. Hal itu membuat orangtua mengeluh karena tidak ada uang membeli hp android.
Orangtua siswa di Kecamatan Sirombu, Ama Aperlin Hia, Senin (12/10/2020), mengeluh tiga anaknya yang masih sekolah meminta dibelikan android agar bisa belajar dengan baik sesuai anjuran sekolah.
"Saya bingung mencari uang dari mana, saat corona ini tidak ada lapangan pekerjaan. Saya kadang menjadi nelayan, kadang di bangunan," katanya.
Ama Aperlin mengatakan kurang setuju dengan kebijakan sekolah mengharuskan siswa mempunyai android. Dia mengharapkan Dinas Pendidikan memberikan bantuan atau mencari solusi lain memberi pelajaran.
Sementara, Kadis Pendidikan Nisbar, Borododo Gulo mengatakan, sebenarnya untuk mendukung belajar dari rumah diharuskan siswa memiliki android. Namun karena banyaknya keluhan orangtua tidak sanggup membeli hp, maka diadakan belajar di luar jaringan (luring).
"Luring maksudnya adalah pihak guru secara manual memberi tugas kepada siswa," katanya.
Soal permintaan orangtua siswa agar memberi bantuan dana membeli android, Borododo mengatakan anggaran daerah tidak tersedia karena dana banyak terpakai penanggulangan Covid-19. (*)