Bekasi (SIB)- Warga Kampung Rumbia, Desa Karang Reja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, digegerkan adanya anjing yang diduga `jadi-jadian` yang disebut sebagian orang sebagai pengawal babi ngepet.Ketika itu Sabtu sore warga sedang memburu babi ngepet yang selama ini mereka anggap mengganggu warga daerah setempat."Saat babi ngepet muncul dari pohon tablo, warga langsung membidik senapan anginnya. Peluru senapan angin kalah cepat dengan gerakan si babi ngepet. Pas peluru dilepaskan kena anjing yang ikut lari di belakang si babi, akhirnya peluru senapan angin warga mengenai bokong si anjing dan si babi menghilang di gelapnya malam," kata Andri, anggota Karang Taruna Kampung Rumbia, yang ikut menangkap anjing tersebut, Senin (21/3).Akhirnya ratusan warga berbondong-bondong penasaran ingin melihat anjing tersebut yang diamankan di Rumah Ketua RT setempat.Sehabis ditembak, cerita Andri, si anjing berwarna hitam itu menangis, tanpa suara meneteskan air mata. Sampai dengan Senin (21/3) anjing tidak mau makan, cuma minum air putih saja."Ada juga Minggu (20/3) yang mengaku pemilik anjing yang mau menebus sebesar Rp5 juta. Seorang pria meminta anjing itu dengan alasan semenjak anjing itu ditangkap oleh warga, istri yang bersangkutan sakit parah. Tapi permintaan itu ditolak warga," kata Andri. (PK/h)