Jakarta (SIB) -Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya menyelenggarakan Program Angkutan Motor Gratis (Motis). Program tersebut dilakukan dengan tujuan mengurangi lalu lintas sepeda motor saat musim mudik.Program Motis diselenggarakan oleh pemerintah melalui Kemenhub beserta BUMN dan sejumlah mitra kerja Kemenhub. Budi mengatakan pihaknya akan melakukan sosialisasi Program Motis secara intensif agar masyarakat bisa menggunakannya secara maksimal."Hari ini kita lakukan pengumuman tentang mudik gratis. Kita lakukan lebih awal karena kita ingin efektivitas mudik gratis ini bisa dimanfaatkan secara maksimal," ujarnya dalam jumpa pers bersama jajaran dirjen di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (18/5).Budi mengatakan ingin sosialisasi mengenai program ini sampai kepada masyarakat secara maksimal. Ia mengatakan tak ingin mengulang kejadian pada mudik Lebaran tahun lalu."Tahun lalu program ini tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal. Karena itu, sekarang kita ingin melakukan sosialisasi secara intensif. Apalagi memang kecelakaan motor itu banyak sekali, makanya kita mengimbau masyarakat mengurangi penggunaan motor ini," katanya.Melalui Motis, masyarakat tidak perlu menggunakan kendaraan bermotornya untuk mudik Lebaran. Harapannya, jumlah kendaraan roda dua dan angka kecelakaan di jalan saat mudik Lebaran dapat ditekan serta tingkat keselamatan meningkat."Jadi tidak perlu menggunakan motor, apalagi jaraknya jauh. Gunakanlah mudik gratis ini. Karena jumlah penumpang yang kita siapkan juga cukup signifikan. Ada kenaikan sebesar 57 persen jika dibandingkan dengan jumlah tahun lalu. Kalau ini bisa digunakan, kita harap akan membantu mengurangi kemacetan arus lalu lintas dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur," jelasnya.Budi mengatakan total anggaran yang dikeluarkan dalam melaksanakan program ini menyentuh angka Rp 90 miliar. Karena itu, dia berharap program tersebut bisa mengurangi jumlah kendaraan bermotor selama mudik Lebaran, meskipun ia tidak menyebut secara spesifik mengenai persentase pengurangan tersebut."Kalau doa saya sih nggak ada. Namun saya pikir dengan ini (adanya Program Motis) kita ingin mengurangi. Kalau persentase kita tidak bisa memastikan. Karena banyak faktor lain. Tapi yang pasti kita ingin mengurangi," sebutnya.Adapun jenis moda yang dapat menjadi pilihan angkutan Motis ini ada empat, yaitu kapal, truk, bus, dan kereta api. Kapasitas angkut sepeda motor secara keseluruhan mencapai angka 44.721, sedangkan jumlah penumpang yang dapat diangkut total 208.435 penumpang.Masyarakat yang ingin memanfaatkan program Motis ini bisa langsung melakukan pendaftaran secara online maupun offline. Informasi selengkapnya dapat diakses melalui website www.mudikgratis.dephub.go.id.DILIBATKANSebanyak 22 BUMN dan 8 perusahaan swasta menyediakan program mudik gratis. Program mudik gratis itu diharapkan dapat mengurangi volume kendaraan, terutama motor, di jalur mudik sehingga dapat menekan angka kemacetan dan kecelakaan.Data dari Kemenhub yang diperoleh wartawan, 22 BUMN dan 8 perusahaan swasta itu menyediakan program mudik gratis dengan berbagai moda angkutan. Dari 8 perusahaan itu 2 perusahaan masih tentatif soal program ini.Total ada 2.189 bus yang disediakan oleh 22 BUMN dan 8 perusahaan swasta itu. Selain itu ada juga 12 rangkaian kereta yang disediakan dalam program mudik gratis tersebut. Mereka juga menyediakan 124 truk untuk mengangkut motor ke berbagai kota tujuan mudik.22 Perusahaan BUMN itu juga menyediakan program mudik gratis dengan moda angkutan kereta, pesawat dan kapal laut. Ada 9 kapal laut, 12 rangkaian kereta dan 22 pesawat.Digabung dengan program mudik pemerintah, estimasi penumpang yang dapat diangkut dalam program mudik itu adalah 176.435 orang.Mengenai waktu kegiatan mudik gratis ini diselenggarakan beragam. BUMN mulai melaksanakan program mudik gratis ini sejak tanggal 19 Juni hingga 22 Juni 2017. Sedangkan 8 perusahaan swasta itu melaksanakan dari tanggal 20 Juni sampai 23 Juni 2017.Jadwal mudik gratis itu dapat dicek di website Kemenhub. (detikcom/h)