Jakarta (SIB) -Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Surya Paloh menegaskan pentingnya peran ulama dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat."Posisi ulama itu sangat menentukan arah. Kalau sekarang negara tidak memiliki Garis Besar Haluan Negara (GBHN), para ulama bisa menjadi GBHN yang hidup," ujar Surya saat menerima kunjungan sejumlah ulama Aceh, di Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, Selasa (1/8).Dikatakan, belum lama ini dirinya sempat bertemu dengan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma'ruf Amin. Keduanya bersepakat bahwa pada saat ini dibutuhkan suatu pencerahan dalam menjalan kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurut Surya, para ulama Indonesia harus mengambil peran untuk dapat menjadi panutan bagi seluruh masyarakat"Kita sepakat membutuhkan pencerahan. Kita ingin membuat negara stabil dan ulama memegang peran," imbuhnya.Ulama, sambung dia, memiliki pengaruh yang sangat besar. "Dimana nilai-nilai yang bagus akan memberikan nilai kebajikan. Kalau ada nilai yang bukan kebajikan, rusaklah negara kita," tandas Surya.Oleh karena itu dirinya berharap agar para ulama dapat memberikan kontribusi dalam menjaga keutuhan NKRI. "Ketika banyak di negeri ini yang ingin agama Islam semakin kuat syiarnya, tidak kalah penting peran para ulama. Pemikiran-pemikiran ulama penting untuk disampaikan dan kita dengar," katanya.Terkait dengan kondisi pembangunan di Aceh, menurut Surya, masih belum dapat optimal dilakukan. Padahal, Aceh memiliki otonomi khusus dalam melakukan pembangunan."Pembangunan Aceh belum bisa cepat dilakukan, padahal masuk dalam otonomi khusus, sehingga jangan salahkan lagi pemerintah pusat. Visi pembangunan Aceh belum bisa kita optimalkan. Kita hanya banyak menghabiskan energi untuk saling menyalahkan," tegas Surya Paloh. (rmol/h)