Kowani Usulkan Jurnalis Perempuan Pertama dan Ibu Soed Jadi Pahlawan Nasional

- Senin, 28 Mei 2018 16:22 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2018/05/hariansib_Kowani-Usulkan-Jurnalis-Perempuan-Pertama-dan-Ibu-Soed-Jadi-Pahlawan-Nasional.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Victor Ambarita
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani yang didampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, dan Ketum Kowani, Giwo Rubianto Wiyogo, foto bersama usai membuka resmi Kowani Fair 2018 yang ditan

Jakarta (SIB) -Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Dr Ir Giwo Rubianto Wiyogo, MPd, kembali mengusulkan dua perempuan yakni jurnalis perempuan pertama di Tanah Air, Rohana Kudus, dan pencipta lagu anak-anak, Ibu Soed (Saridjah Niung), sebagai pahlawan nasional.

"Tahun ini, kami mengusulkan Rohana Kudus, jurnalis perempuan pertama di Tanah Air dan Ibu Soed sebagai pahlawan nasional," kata Giwo Rubianto Wiyogo dalam sambutannya pada pembukaan Kowani Fair di Smesco Hall, Jakarta, Kamis (24/5).

Lebih lanjut Giwo menjelaskan, pada tahun lalu Kowani juga telah mengusulkan laksamana perempuan pertama di dunia, Laksamana Malahayati sebagai pahlawan nasional.

"Laksamana Malahayati kemudian ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada tahun lalu," urai dia.

Lebih jauh Giwo mengutarakan, Rohana Kudus layak diusulkan sebagai pahlawan nasional karena perannya yang sangat besar dalam perjuangan kemerdekaan bangsa.

Rohana menerbitkan surat kabar perempuan yang diberi nama "Soenting Melajoe" pada tahun 1912, di mana dia sebagai pemimpin redaksi. Semua redaktur dan penulisnya adalah perempuan. 

"Pun, Rohana memperjuangkan kaum perempuan melalui pelatihan baca tulis, pendidikan agama hingga perdagangan," papar dia.

Sedangkan Ibu Soed, kata Giwo, merupakan guru musik, pencipta lagu anak-anak yang sepanjang hayatnya menciptakan lebih dari 200 lagu anak-anak. 

"Awal penciptaan lagu anak-anak dikarenakan keprihatinannya melihat kondisi anak-anak yang kurang gembira pada saat awal kemerdekaan," kata dia.

"Usulan kedua perempuan tersebut menjadi pahlawan nasional sesuai dengan visi misi Kowani yakni meningkatkan harkat dan martabat perempuan Indonesia hingga ke tingkat internasional," imbuh dia.

Kowani Fair 2018 yang berlangsung 24-27 Mei 2018 di Smesco Hall, Jakarta, dibuka resmi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani didampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise dan Ketum Kowani, Giwo Rubianto Wiyogo yang ditandai dengan pengguntingan pita.

"Kowani sebagai federasi dari 91 organisasi wanita tingkat pusat memiliki peran yang sangat strategis dalam memberdayakan perempuan Indonesia. Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan Kowani Fair yang sudah ke 17 ini. Ini merupakan wujud gotong royong dalam memajukan UMKM dan produksi dalam negeri," kata Puan Maharani dalam sambutannya. (J03/Victor/l)


Tag:

Berita Terkait

Dalam Negeri

Jalur Favorit Pemudik di Palas Macet, Pos Yan Barumun Sepi

Dalam Negeri

Geng Motor Brutal Serang Tiga Pengendara di Jalan Mistar Medan

Dalam Negeri

Vietjet Luncurkan Penerbangan Langsung Pertama Jakarta-Da Nang Mulai April 2026

Dalam Negeri

Eks Kepala BNI Aek Nabara Jadi Tersangka Penggelapan Rp28 Miliar Uang Umat Katolik, Kabur ke Australia

Dalam Negeri

Laporan Mandek 1,5 Tahun di Polres Samosir, Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Waris Dilaporkan ke Polda Sumut

Dalam Negeri

Sukacita Jelang Lebaran, Ribuan Peserta Mudik Gratis PTPN IV PalmCo Diberangkatkan Serentak