Dijambret, Dirjen Kementerian PUPR Dirawat di RS

- Selasa, 26 Juni 2018 13:12 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2018/06/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Jakarta (SIB)- Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarief Burhanudin terluka setelah dijambret di kawasan Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat. Syarief saat ini masih dirawat di rumah sakit.

"Korban dirawat di RS Medistra. Kami belum mengetahui luka apa yang diderita," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Edi Sitepu saat dihubungi, Senin (25/6).

Edi mengatakan, pihaknya saat ini masih menyelidiki kasus tersebut. Polisi tengah mengumpulkan saksi dan petunjuk untuk mengejar pelaku.

"Ini masih kita selidiki," imbuhnya.

Secara terpisah, Kapolsek Tamansari AKBP Ruly Indra membenarkan adanya kejadian itu. Namun, kata dia, pihaknya belum menerima laporan secara resmi terkait kejadian itu.

"Kami memang menerima informasi terkait adanya kejadian itu, katanya di Kota Tua. Tapi sejauh ini kami belum menerima laporan," kata Ruly.

Meski demikian, lanjut Indra, pihaknya akan menyelidiki peristiwa tersebut. Polsek Tamansari bekerja sama dengan Polres Metro Jakbar untuk mengungkap kasus tersebut.

"Kami bekerja sama dengan tim dari Polres Jakarta Barat untuk menyelidiki kasus ini dan mencari pelakunya," tuturnya.

Penjambretan terjadi saat korban sedang bersepeda di kawasan Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat, pada Minggu (24/6) pagi.

Syarief terjatuh dari sepeda dan terluka karena mempertahankan tasnya yang dijambret pelaku.

"Korban berusaha mempertahankan tas pinggangnya dengan cara memegang tangan pelaku, sehingga korban hilang keseimbangan dan terjatuh," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Argo mengatakan, pihaknya belum mengetahui persis peristiwa kecelakaan itu, mengingat Syarief belum bisa dimintai keterangan. Polisi baru mendapatkan informasi soal penjambretan itu dari staf Syarief, Riyanto.

"Saat ini Korban belum bisa dimintai keterangan (tidak mendapat izin dokter)," katanya.

"Pelaku belum diketahui, beberapa orang memepet korban dan merampas dengan paksa tas pinggang yang dikenakan oleh korban," lanjutnya.

Tarik-menarik tas antara korban dengan pelaku pun terjadi. Korban akhirnya terjatuh dari atas sepeda. (detikcom/d)


Tag:

Berita Terkait

Dalam Negeri

PGI Kecam Penembakan Pesawat Smart Air di Papua Selatan, Dua Awak Tewas

Dalam Negeri

BPA Kejaksaan Genap 2 Tahun, Jaksa Agung Apresiasi Pemulihan Aset Negara

Dalam Negeri

Polrestabes Medan Tangguhkan Penahanan Persadaan Putra

Dalam Negeri

Warga Geram, Arus Listrik di Kotapinang Padam Menjelang Pelaksanaan Ibadah Magrib

Dalam Negeri

Mantan PSMS “Pulang Kampung” ke Kebun Bunga, Bangkitkan Spirit Ayam Kinantan

Dalam Negeri

Kajari Deliserdang Dijabat Sapta Putra SH MHum