Pontianak (SIB) -Ketua Umum DPP Nusantara Untuk Jokowi (N4J) Dr RE Nainggolan MM bertemu dan beramah-tamah dengan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang hadir di Kalbar mewakili Presiden RI, Joko Widodo untuk membuka Pesparawi Nasional XII di Pontianak, Senin (30/7) malam. Luhut yang tiba di Bandara Internasional Supadio di Kubu Raya, Pontianak, Kalbar, Senin (30/7) petang disambut RE Nainggolan dan Ketua DPD N4J Kalbar Harris Siahaan serta lainnya.
Dalam pertemuan itu, RE menuturkan, Luhut mempertanyakan perkembangan organisasi yang dipimpinnya N4J. "Beliau bertanya sudah berapa Provinsi N4J dibentuk. Kita melaporkan hingga saat ini N4J sudah ada berdiri di 17 Provinsi di Indonesia," ujar mantan Sekdaprovsu 2008-2010 ini.
Dia juga menyampaikan, kalau pihaknya baru saja mendeklarasikan dan mengukuhkan DPD Nusantara Untuk Jokowi (N4J) Kalbar di Hotel Kapuas Palace Pontianak, pada Sabtu (28/7) lalu. "Perkumpulan Nusantara Untuk Jokowi (N4J) ini dibentuk dari kata hati yang terdalam. Hal ini setelah melihat berbagai prestasi-prestasi dan kesederhanaan, kepribadian dan kerja keras dari Jokowi dalam membangun Indonesia, NKRI yang berlandaskan Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika," ujarnya.
Selain itu, kata pria yang pernah menjadi Bupati Tapanuli Utara ini, N4J juga berdiri untuk dapat mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat Indonesia, agar benar-benar dapat memahami dan mengetahui bagaimana sebenarnya sosok Jokowi, yang sungguh-sungguh memberi hati untuk bangsa Indonesia. Termasuk di dalamnya menangkal berita hoax, ujaran kebencian dan berbagai tudingan yang negatif tak berdasarkan ditujukan kepada Presiden Jokowi.
Dia mengungkapkan, dalam pengukuhan DPD N4J Kalbar sangatlah menarik karena menggambarkan kemajemukan Indonesia. "Komposisi kepengurusan sangat Indonesia mini karena hampir semua suku dan agama di Kalbar ada, kita sangat bergembira dan bersyukur. Pada bulan Agustus akan ada deklarasi nasional dengan tekad khusus memenangkan Presiden Jokowi di periode kedua," tuturnya.
Menurut dia, N4J tidak mempermasalahkan Cawapres, karena pihaknya hanya fokus sepenuhnya pada Jokowi menjadi Presiden periode kedua. "Kami yakin dan percaya, bahwa Jokowi akan punya kemampuan, dan arif menentukan siapa wakilnya karena kita melihat pribadi Jokowi sosok pribadi yang matang dalam mengambil sikap, tidak emosional," katanya. (A11/h)