Di IPB, Menteri Pertanian: 80 Persen Konglomerat dari Pertanian

- Rabu, 15 Agustus 2018 15:50 WIB

Bogor (SIB) -Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memotivasi 3.817 mahasiswa baru Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk bangga karena diterima di kampus pertanian terbesar di Indonesia tersebut.

"Berbahagialah masuk IPB," katanya dalam acara Masa Pengenalan Mahasiswa Baru (MPKBM) di Kampus Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Selasa (14/8).

Di hadapan ribuan mahasiswa baru tersebut, Amran mengisahkan perjuangannya dari muda hingga menjadi menteri pertanian. Dia mengatakan, berasal dari anak kampung miskin, lahir pada 1969. Dia pernah merasakan menjadi anak asrama saat berkuliah.

"Kami lahir dalam keadaan miskin, tetapi jangan dikubur dalam keadaan miskin," kata Mentan.

Selama 13 tahun, ia hanya mempunyai sepasang baju hitam dan putih yang selalu dipakai masa kerja di PTPN XIV. Mentan mengingat persis ketika berfoto masa kuliah pada 1988 - 1993 ia mengenakan baju hadiah sabun.

Gigih membangun usaha di sektor pertanian, pada 1989 ia meminjam uang Rp 500 ribu. Dalam waktu delapan tahun uang tersebut kini menjadi Rp3 triliun. Kantor yang dibangunnya dulu beratap rumbia. Pada 2018 sedang dibangun gedung baru di kawasan timur terbesar di Jakarta milik Tiran Group.

Baginya menjadi Mentan adalah takdir. "Kuncinya sederhana, kerja-kerja, yakin, ikhlas, istiqomah, Insya Allah pasti berhasil," katanya.

Mentan mengatakan 80 persen orang terkaya di RI bergerak di sektor pertanian. Bahkan Presiden Joko Widodo juga berasal dari kehutanan. "Konglomerat Indonesia itu 80 persennya dari sektor pertanian. Jadi berbahagialah masuk IPB," katanya.

Mentan juga menyampaikan bahwa dia akan berangkat ke Tanah Suci, Selasa. Tetapi karena ingin bertemu dengan mahasiswa IPB, ia menyempatkan hadir.

Selain memotivasi, Amran menyampaikan pencapaian -pencapaian yang telah dilakukan pemerintah selama empat tahun terakhir di sektor pertanian. Serta inovasi-inovasi yang dilakukan Kementerian Pertanian dalam memajukan dan menyejahterakan petani, baik dalam regulasi maupun peningkatan produksi.

Mentan juga berpesan kepada Rektor IPB Dr Arif Satria agar terus menghasilkan inovasi-inovasi baru untuk memajukan pertanian Indonesia.

"Karena pertanian tanpa inovasi tidak akan maju," katanya. Sementara itu, Rektor IPB Dr Arif Satria, menambahkan, IPB pada 2018 menerima mahasiswa baru angkatan 55 yang jumlahnya 3.817 orang.

IPB, lanjutnya, siap membuat sejarah baru, membuat karya inovasi yang membuat industri, meningkatkan kesejahteraan petani. "IPB tempat persemaian baru, menempa diri, akal, menggali ilmu, dan kewajiban, agar karya-karya mahasiswa menjadi inovasi baru," kata Arif di hadapan Menteri Pertanian. (T/h)


Tag:

Berita Terkait

Dalam Negeri

Berkah Ramadan Adira Expo 2026 Dibuka di Kotapinang

Dalam Negeri

Richard Taruli Horja Tampubolon Disambut Haru Siswa St Fransiskus, TNI AD Siap Percepat Rekonstruksi Pascabanjir

Dalam Negeri

Jelang Ramadhan, Satgas Saber Polres Belawan Cek Harga dan Ketersediaan Bapokting

Dalam Negeri

Pratikno Tinjau Banjir Tukka, Pemerintah Targetkan Pemulihan Dipercepat

Dalam Negeri

Pansus DPRD Ajukan Perpanjangan Waktu Tuntaskan Dugaan Penyimpangan Pembelian Eks Rumah Singgah

Dalam Negeri

Aksi GPR Desak Polda Sumatera Utara Tertibkan Dugaan Prostitusi di Hotel Jalan Nibung Medan