Jakarta (SIB) -Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) menggelar Doa Pengutusan sekaligus memberikan pesan pastoral kepada para calon anggota DPD dan DPR yang digelar di Grha Oikumene, Salemba, Jakarta, Rabu malam (26/9).
Puluhan caleg dari berbagai partai, baik incumbent maupun yang baru, dengan penuh hikmat mengikuti acara tersebut hingga selesai. Acara dimulai dengan ibadah dengan pembawa Firman Tuhan Pdt. Dr. Albertus Patty yang mengajak para caleg tidak hanya memperjuangkan kepentingan Kristen saja, namun juga turut memperjuangkan kepentingan rakyat termarginal dan tertindas.
Beberapa caleg asal daerah pemilihan Sumatera Utara yang hadir, antara lain, St. Edison Manurung, SH, MM, Baltasar Tarigan SE, Edwin Pamimpin Situmorang, SH, MH, Teddy Robinson Siahaan, dan Martin Manurung.
Usai ibadah, Ketua Umum PGI, Pdt. Dr. Henrietta Hutabarat-Lebang membacakan Pesan Pastoral MPH-PGI. "Kami mengajak para caleg untuk menempatkan seluruh upaya pencalonan dan proses kontestasi dalam terang kesetian pada Dia," kata dia.
Henrietta pun mengajak mereka untuk membangun budaya demokrasi yang beradab dan bermartabat, serta mengembangkan pendekatan, tindakan dan tutur kata yang sungguh-sungguh mencerminkan diri sebagai garam dan terang serta menjadi surat Kristus yang terbuka.
"Kepada para caleg diharapkan menghindari hal-hal atau isu sensitif yang berpotensi memecah-belah bangsa kita ke depan, seperti isu SARA, dan jangan memanipulasi isu tersebut hanya demi perolehan suara," tegas dia.
PGI juga mengimbau para caleg untuk menghindari politik uang, demi mencapai demokrasi yang berkualitas. "Sebab politik uang selain merusak budaya masyarakat pemilih, pada gilirannya akan menyuburkan perilaku koruptif dan manipulatif di masa depan," ujar dia.
"Jika terpilih harus menyikapi dengan rasa syukur dan menggunakan kuasa serta kewenangan yang diberikan dengan rasa takut akan Tuhan dan setia pada konstitusi," imbuh Henrietta.
Salah satu caleg DPR RI dari Dapil Sumut, St. Edison Manurung, SH, MM, yang didaulat untuk memberikan kata sambutan, mengutarakan harapannya agar gereja turut membantu dan mengawal para caleg terlebih khusus yang Kristiani untuk mengantarkan mereka sukses dalam ajang Pileg 2019.
"Jika kami terpilih nanti jadi anggota DPR maka kami akan berbakti bagi nusa dan bangsa, bukan untuk kelompok tertentu," tegas Edison, mantan Ketua DPP KNPI ini. (J03/Victor/l)