Jokowi: Penduduk Jabar Besar, Tentu Porsinya Besar di Kabinet

* 165 Komunitas Deklarasikan "Jabar Kondusif"
- Senin, 12 November 2018 18:18 WIB
Bandung (SIB)- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Jawa Barat (Jabar) perlu mendapat porsi yang besar di Kabinet Kerja. Alasannya, Jabar memiliki jumlah penduduk terbesar di Tanah Air. "Dengan penduduk yang besar tentu porsinya besar di kabinet. Logikanya memang harusnya seperti itu," kata Jokowi di Kantor Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/11). 

Dia mengungkapkan, total penduduk di Jawa Barat mencapai 50 juta orang. Penduduk ini tersebar di 26 kabupaten/ kota, 625 kecamatan dan 5.899 desa/kelurahan. 

Karena jumlahnya cukup besar, Jokowi menilai pemerintah pusat perlu memberikan perhatian lebih. "Tentu ini diperlukan perhatian khusus bagi Jawa Barat," ujarnya. Jokowi mengatakan, saat ini pemerintah pusat sedang berupaya merampungkan pembangunan infrastruktur di Jawa Barat. Di antaranya pembangunan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), Tol Bogor- Ciawi- Sukabumi (Bocimi), Bendungan Sukamahi dan Ciawi. "Pada kesempatan kali ini saya ingin dengan kerendahan hati masukan-masukan dan input- input kepada saya dalam membangun Jawa Barat. Memang belum banyak, airport Kertajati, tol Bocimi, insya Allah dalam waktu dekat akan kita resmikan," jelasnya. 

Pada Minggu siang, Jokowi menerima penganugerahan sebagai Pini Sepuh dari Paguyuban Pasundan. Ketua Paguyuban Pasundan, Didi Turmudzi mengatakan Jokowi layak mendapat gelar tersebut karena telah berjasa membangun sejumlah infrastruktur di Jawa Barat. "Pak Jokowi adalah presiden yang membangun luar biasa di Jawa Barat utamanya infrastruktur. Ini akan memang memberikan kesempatan yang banyak bagi masyarakat Jawa Barat untuk bisa layak hidup berkembang sebagaimana yang diharapkan kita semua," jelasnya. 

DEKLARASIKAN 

Sementara itu sebanyak 165 komunitas di Jawa Barat mendeklarasikan " Jabar Kondusif" di Bandung. Ketua Deklarasi Jabar Kondusif Budi Dalton mengatakan, ide deklarasi ini muncul karena adanya kegelisahan. "Terlalu banyak yang mengopinikan Jabar pusat radikalisme dan intoleran," ujar Budi. Budi menjelaskan, saat ini tengah terjadi euforia masuk ke kelompok radikal. Sebagian orang merasa khawatir dengan itu.

Jangan takut, karena masih ada yang berada di tengah seperti kita," kata dia. Oleh karena itu, berbagai komunitas kreatif ini menginisiasi deklarasi Jabar Kondusif. Alasannya, untuk membuat suatu daerah kondusif dibutuhkan kerja bersama. "Susah kalau enggak barengan jaga. Karenanya kami bareng berkreasi. Nanti juga akan ada satu catatan dibagikan ke komunitas. Jangan ikut ke yang lain-lain (radikalisme)," ujar Budi. 

Budi mengungkapkan, 165 komunitas yang terdata berasal dari berbagai komunitas. Ada komunitas otomotif, industri kreatif, seni, budaya, olahraga, teknokrat, hingga petani kopi milenial. Komunitas-komunitas ini akan berbagi peran. Misal, komunitas petani kopi akan membantu mencegah berita hoaks di kampungnya, dan lain-lain. "Jangan sampai kampung memakan hoaks. Jadi komunitas ini akan saling menjaga kondusivitas, misalnya memberitakan yang benar dan tidak menyebarkan hoaks," kata Budi. 

TUNGGANGI STREET TRACKER 

Menghadiri Deklarasi Jabar Kondusif di Jalan Braga, Bandung, Jokowi kembali menunggangi motor street tracker warna hijau menuju lokasi. Pantauan wartawan, Jokowi mengenakan jaket hitam lengkap dengan helm Cargloss warna cokelat metalik serta sarung tangan. Dia berangkat dari Hotel Aryaduta Jl. Sumatera No.51, Citarum, Bandung Wetan Bandung, pukul 11.55 WIB. 

Jokowi bersama rombongan tiba di lokasi acara pukul 12.00 WIB. Menteri Perdagangan Airlangga Hartarto, Danpaspamres Mayjen TNI (Marinir) Suhartono, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, ikut mendampingi Jokowi berkendara. Setiba di lokasi, Jokowi langsung meninjau sejumlah pameran lukisan. Lokasi pemeran berjarak sekitar 100 meter dari tempat Deklarasi Jabar Kondusif. (merdeka/Kps/Liputan6.com/c)


Tag:

Berita Terkait

Dalam Negeri

Ketua MUI Labura Ajak Umat Muslim Saling Hargai Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H

Dalam Negeri

Rayakan Imlek, KAI Divre I Hadirkan Pertunjukan Barongsai di Stasiun Lubuk Pakam

Dalam Negeri

Jalan Menuju Nias Utara Bagaikan Kubangan Kerbau, Hambat Aktivitas Warga

Dalam Negeri

TI Asahan Gelar Seleksi Atlet Untuk Persiapan Kejuaran dan Porprovsu

Dalam Negeri

Sarang Narkoba dan Judi di Jermal Ditindak, Wakil Ketua DPRD Kota Medan Apresiasi Kinerja Kapolrestabes

Dalam Negeri

Polres Labuhanbatu Sukseskan Senam Sehat dan Fun Run HPN 2026 di Rantauprapat