Timses Jokowi Balas PAN: Narasi Ekonomi Prabowo-Sandi Cuma Jargon

- Sabtu, 17 November 2018 16:24 WIB
Jakarta (SIB)- Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN, Dradjad Wibowo, menyebut tim ekonomi Presiden Joko Widodo (Jokowi) jelek. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin angkat bicara.

Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Johnny G Plate, menilai Dradjad terlalu percaya diri dengan kemampuan tim ekonomi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Padahal, visi misi pasangan nomor urut 02 itu sangat teknokratis dan teoritis.

"Drajat terlalu percaya diri dengan kemampuan Tim Ekonomi Prabowo-Sandi. Narasi pembangunan ekonomi yang disampaikan dalam visi misi Prabowo Sandi sangat tehnokratis-teoritis," ujar Johnny kepada wartawan, Jumat (16/11).

Politikus Partai NasDem itu menyebut, narasi pembangunan ekonomi Prabowo-Sandi selama ini hanya sebatas jargon semata. Tujuannya hanya untuk menggaet suara.

"Hanya sebatas jargon untuk kepentingan elektoral dan tidak untuk kepentingan pembangunan ekonomi negara. Terlalu menyederhanakan dan menggampangkan. Sulit mempercayai bahwa program ekonomi yang ditawarkan Prabowo Sandi mampu untuk dilaksanakan dan direalisasikan oleh mereka," tuturnya.

"To easy to be true and of course to good to be true," sambung Johnny.

Johnny mengatakan, pihaknya akan dengan senang hati beradu gagasan ekonomi di Pilpres 2019 ini. Daripada saling merendahkan satu sama lain.

"Kami akan dengan sangat gembira menyampaikan konsistensi gagasan dan keunggulan program ekonomi Jokowi Maruf untuk kepentingan Indonesia yang lebih luas dibandingkan dengan jargon-jargon ekonomi Prabowo Sandi yang masih sebatas angan angan yang seolah olah indah," papar Johnny.

Sebelumnya, PAN menepis sindiran Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang mengaku tak pernah mendengar program Prabowo Subianto-Sandiaga Uno selama masa kampanye. PAN menyerang balik dengan menyebut tim ekonomi Presiden Jokowi jelek.

"Yang jelas, program Prabowo-Sandi sudah mulai dirilis satu per satu. Misalnya tentang peningkatan produksi pangan/pertanian dan stabilisasi harga pangan sebagai salah satu prioritas," kata Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN, Dradjad Wibowo, kepada wartawan, Kamis (15/11). (detikcom/f)


Tag:

Berita Terkait

Dalam Negeri

Bupati Labura Terima Piagam UHC Award di Jakarta

Dalam Negeri

Parit Dibongkar, Puluhan Pedagang Protes Datangi DPRD Deliserdang

Dalam Negeri

Al-Ittihadiyah Sumut Dukung Polri di Bawah Komando Presiden

Dalam Negeri

KPK Ubah Aturan Gratifikasi, Hadiah Nikah Rp1,5 Juta Tak Wajib Lapor

Dalam Negeri

Babinsa yang Curigai Penjual Es Kue Jadul di Jakpus Disanksi Disiplin

Dalam Negeri

Polres Sleman Minta Maaf Tersangkakan Suami Bela Istri dari Penjambret