Jakarta (SIB)- Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Budiman mengatakan sejumlah alat utama sistem senjata (Alutsista) pada tahun ini. Pembelian dengan anggaran USD 15 miliar itu dilakukan secara bertahap."Anggarannya sudah lama disiapkan. Dalam 5 tahun ini TNI-AD terima hampir USD 15 miliar. Mudah-mudahan tahun ini 80 persen sudah datang semua," kata Budiman di Mabes TNI AD, Jalan Veteran, Jakpus, Senin (20/1).Budiman mengatakan, anggaran sekitar Rp 14 triliun itu digunakan untuk beberapa persenjataan. Salah satunya adalah multi long rocket system."Itu (MLRS) dengan jarak capai yang 100 km itu jumlahnya 2 batalion plus. Berati 36 persenjataan. Kemudian untuk meriam 155 cesar itu 2 batalion plus, 1 batalion itu 18 pucuk," papar Budiman.Anggaran itu juga untuk pembelian 16 unit pesawat terbang heli Bel 412. Selain itu, juga helikopter Apache 8 unit dan untuk infantri yang dalam negeri Anoahnya lebih dari 300 unit sudah dibeli."Alutsista itu masih yang besar-besarnya. Banyak lagi yang lain," ujarnya. (detikcom/ r)