Pangdam: Kecelakaan Heli Mi-17 di Papua Murni Faktor Cuaca

Redaksi - Minggu, 16 Februari 2020 14:51 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_8033_Pangdam--Kecelakaan-Heli-Mi-17-di-Papua-Murni-Faktor-Cuaca.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Foto: Ant
DAMPINGI: Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab didampingi Kapolda Irjen Pol Paulus Waterpauw dan Danlanud Silas Papare Jayapura Marsma TNI Tri Bowo usai meninjau 12 jenazah di RS Bhayangkara, kota Jayapura, Sabtu (15/2). 

Jayapura (SIB)

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab menegaskan, helikopter milik TNI AD Mil Mi-17 yang jatuh di pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, murni karena faktor cuaca.

“Saya perkirakan pilot sudah berusaha untuk membawa helikopter ke lokasi semula, tetapi karena situasi cuaca yang berkabut di daerah pegunungan saat itu sehingga pilot memutuskan untuk kembali tetapi saat memutar heli terjadi insiden kecelakaan menabrak gunung,” ujar Pangdam XVII/Cenderawadih Mayjen TNI Herman Asaribab didampingi Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw, Dalanud Silas Papare Marsma TNI Tri Bowo, Danlantamal XII Jayapura seusai meninjau 12 jenazah di RS Bhayangkara Kota Jayapura, Sabtu (15/2).

Terkait dengan senjata yang dimiliki prajurit saat kecelakaan helikopter hilang, menurut Pangdam Mayjen Herman Asaribab, untuk sementara masih disimpan warga lokal yang saat itu sedang berburu.

“Untuk senjata organik prajurit TNI korban kecelakaan helikopter dipastikan akan dikembalikan warga,” ungkap Pangdam Mayjen Herman Asaribab.

Jajaran prajurit TNI dan Polri di Provinsi Papua, menurut Mayjen Herman Asaribab, menyatakan duka cita mendalam kepada keluarga korban yang telah datang menjenguk jenazah di rumah sakit Bhayangkara.

Kejadian musibah kecelakaan dialami 12 prajurit TNI, menurut Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Herman, merupakan kecelakaan murni yang datang dari rencana Tuhan.

“Atas nama pribadi, prajurit dan keluarga besar Kodam XVII/Cenderawasih saya ikut berduka cita atas gugurnya prajurit TNI dalam bertugas di wilayah Papua,” ucap Pangdam didampingi petinggi TNI dan Kapolda Irjen Paulus Waterpauw.

Seusai mengantar jenazah 12 prajurit korban kecelakaan helikopter Mi-17 dilakukan pertemuan dengan keluarga korban di rumah sakit Bhayangkara.

Helikopter buatan Mil Helikopter, Rusia, itu diketahui tergabung pada Pusat Penerbangan TNI AD dan menerbangkan 12 penumpang termasuk lima anggota Batalyon Infanteri 725/WRG.

Para personel pesawat helikopter Mi-17 itu adalah Kapten CPN Bambang sebagai flight engineer, Kapten CPN Aris sebagai pilot, Sersan Kepala Suriatna (T/I), Letnan Satu CPN Ahwar (kopilot), Prajurit Satu Asharul (mekanik), Prajurit Kepala Dwi Pur (mekanik), dan Sersan Dua Dita Ilham (bintara avionika).

Kemudian anggota Batalyon Yonif 725/WRG yang turut dalam penerbangan itu adalah Sersan Dua Ikrar Setya Nainggolan (komandan regu), dengan anggota Prajurit Satu Yaniarius Loe (tamtama bantuan senapan otomatis), Prajurit Satu Risno (tamtama penembak senapan 1/GLM), Prajurit Dua Sujono Kaimudin (tamtama penembak senapan 2), dan Prajurit Dua Tegar Hadi Sentana (tamtama penembak senapan 4).

Berduka

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw turut berduka cita atas gugurnya prajurit TNI dalam helikopter MI-17 yang jatuh di Pegunungan Mandala, Pegunungan Bintang, Papua.

"Kami turut berduka cita atas gugurnya prajurit TNI dalam melaksanakan tugas di Papua. Semoga pengabdian perjuangan dan ibadah Almarhum senantiasa mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah SWT," ujar Irjen Paulus saat dihubungi, Sabtu (15/2).

Selain itu, Kapolda Papua, berharap partisipasi masyarakat untuk membantu mengembalikan peralatan/perlengkapan prajurit yang dibawa dalam helikopter MI-17. Diketahui ada 11 senjata organik TNI AD yang hilang dari lokasi penemuan puing helikopter MI-17.

"Kami mengharapkan partisipasi masyarakat yang menemukan perlengkapan, peralatan prajurit TNI untuk dikembalikan ke pihak berwenang," sambung Irjen Paulus.

Sebelumnya, Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab mengakui ada 11 senjata api dari berbagai jenis tidak ditemukan tim yang melakukan evakuasi di kawasan Pegunungan Mandala, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

"Memang benar, dari laporan yang diterima, terungkap senpi yang dibawa korban tidak ditemukan," kata Asaribab di Jayapura, Sabtu (15/2).

Dari laporan itu, Asaribab mengatakan ada 11 senjata organik TNI AD yang mungkin dibawa masyarakat yang berburu. Pihak TNI akan melakukan pendekatan agar senjata dikembalikan.

"Kami akan melakukan pendekatan agar ke-11 pucuk senjata api itu segera dikembalikan," ujarnya.

Senjata api yang hilang adalah 7 jenis senapan serbu SS-1, 3 pistol, dan 1 pelontar granat alias GLM.

Heli MI-17 hilang kontak pada Jumat, 28 Juni 2019, saat terbang dari Bandara Oksibil, Papua. Helikopter saat itu terbang menuju Bandara Sentani, Jayapura.

Helikopter mengangkut 12 orang, terdiri atas 7 orang kru dan 5 personel Satgas Yonif 725/Woroagi. Heli ini digunakan dalam misi pengiriman logistik ke pos udara pengamanan perbatasan (pamtas) di Distrik Okbibab, Pegunungan Bintang. (Ant/detikcom/c)

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab didampingi Kapolda Irjen Pol Paulus Waterpauw dan Danlanud Silas Papare Jayapura Marsma TNI Tri Bowo. (Foto: Ant)

Berita Terkait

Dalam Negeri

Gerakan ASRI dan Arah Baru Kebijakan Lingkungan di Era Prabowo

Dalam Negeri

Menakar Dampak Kehadiran PT SOL di Tapanuli Utara

Dalam Negeri

Ramadan 1447 H, Bupati Labura Bersama Dandim dan Kapolres Kunjungi Masjid Syuhada Desa Silumajang

Dalam Negeri

Pastikan Kamtibmas Selama Ramadan, Polisi dan Forkopimcam Razia Gabungan di Teluk Nibung

Dalam Negeri

Ipda Ramadhan Hilal Tangkap Warga Pemilik Sabu 5,88 Gram di Aek Kanopan Timur

Dalam Negeri

Polresta Deliserdang Gagalkan Peredaran 21 Kg Lebih Sabu, 2 Kurir Ditangkap