Tekanan Pasar Keuangan Mulai Mereda, Rupiah Masih Stabil di Kisaran 13.500 per Dolar AS

- Kamis, 01 Desember 2016 17:25 WIB
Medan (SIB) -Pasar keuangan kita saat ini tekanannya mulai mereda,jika sebelumnya indeks bursa saham tertekan. Tekanan muncul  dikarenakan sentimen eksternal dan kekuatiran  menjelang aksi super damai pada 2 Desember mendatang."Jadi kekuatiran akan aksi damai akan berujung seperti aksi damai 4/11 tidak perlu ditakutkan terlalu berlebihan,ujar Gunanwan Benyamin,Pengamat Ekonomi Sumut kepada wartawan,Rabu (30/11).Ia mengatakan,ada beberapa faktor pemicu membaiknya kinerja indeks bursa saham kita> Pertama, secara teknikal tekanan yang terjadi pada indeks bursa saham kita membuat IHSG justru dinilai murah dan memicu terjadinya technical rebound.Kedua, mata uang rupiah masih menunjukan tren yang stabil meskipun sejauh ini  masih bertahan murah di kisaran harga 13.500-an per dolar AS. Ketiga, angin segar datang dari kesepakatan antara pemerintah (kepolisian) dengan ormas maupun masyarakat yang akan melakukan aksi damai  2 Desember mendatang. Aksi damai ini akan berjalan sesuai  kesepakatan bersama menjadi daya tarik bagi pelaku pasar untuk masuk ke pasar saham. Maka secara akumulasi tidak ada sentimen yang perlu dikuatirkan terlalu berlebihan khususnya dari sisi internal. Akan tetapi berbeda di sisi eskternalnya. Kemenangan Trump masih memberikan bayang-bayang hitam bagi pasar keuangan kita khususnya obligasi. Tekanan di pasar obligasi masih berlanjut yang mengerek tingkat imbal hasil surat utang mengalami kenaikan. Ini tentunya menjadi tanda bahwa  investor belum sepenuhnya nyaman dengan pasar keuangan kita, karena mereka memiliki ekspektasi yang lebih baik pada instrumen dalam dolar AS. Secara fundamental,sebut Gun, ekonomi kita masih cukup baik. Ada porsi belanja yang besar dalam pembangunan infrastruktur. Masalah ephoria penguatan dolar AS diperkirakan hanya akan berlangsung sementara. Tidak dalam jangka panjang. karena investor benar-benar logis  melihat peluang investasi yang menguntungkan. Dan pasar keuangan kita masih sangat menjanjikan. Jadi tidak ada yang perlu ditakutkan. Pada Rabu kemarin IHSG ditutup naik 0.24% di level 5.148. (A2/ r)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

BMKG Peringatkan Hujan Ekstrem di Tapteng dan Sekitarnya, Warga Diminta Waspada

Ekonomi

Wakapolres Sergai Raih Doktor di UINSU, Perkuat Strategi Komunikasi Polri Berbasis Ilmiah

Ekonomi

Jaksa Agung Kunker ke Sumut

Ekonomi

Pererat Sinergi TNI-Polri, Kapolsek Medang Deras Bantu Pembangunan Jembatan di Batubara

Ekonomi

Pemkab Tapteng Raih Opini Kualitas Sedang Tanpa Maladministrasi

Ekonomi

Anggaran Terbatas, Pemko Binjai Prioritaskan 8 Ruas Jalan untuk Diperbaiki