Medan (SIB) -Rupiah melemah dan IHSG kembali menguat menjelang pelantikan Presiden Amerika terpilih Donald Trump 20 Januari 2017.Ekonom Sumut Gunawan Benyamin mengatakan, Kamis (19/1) rupiah melemah 20 poin dibandingkan hari Rabu yang bergerak di kisaran 13.367.Pelemahan rupiah terjadi Kamis karena dolar AS yang kuat imbas dari dirilisnya indeks harga konsumen yang naik dari bulan sebelumnya sekitar 0,2% menjadi 0,3% dan indeks harga konsumen inti yang tetap yang berada di kisaran 0,2%."Hal inilah menyebabkan pergerakan dolar AS menguat terhadap mata uang lainnya yang artinya tidak baik bagi rupiah dan berkibat melemahnya nilai rupiah," ujar Gunawan, Kamis sore (19/1). Berbeda dengan rupiah yang melemah IHSG kembali berhasil ditutup menguat. IHSG yang sebelumnya Rabu (18/1) ditutup pada level 5.294,78. IHSG berhasil ditutup menguat pada Kamis (19/1) pada level 5.298,94 sebesar 4,16 poin atau 0,079 %.Tercatat sampai Rabu (18/1) nilai perdagangan mencapai Rp 6,262 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp 63,2 miliar. Penguatan IHSG Kamis karena kepercayaan investor asing yang membaik ditandai dengan aksi beli asing. (A2/f)