63 Petani Kelapa Sawit UD Lestari Terima Sertifikat RSPO

- Jumat, 29 September 2017 21:11 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir092017/hariansib_63-Petani-Kelapa-Sawit-UD-Lestari-Terima-Sertifikat-RSPO.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Dok
SERAHKAN RSPO : SEVP PTPN III Alexander Maha saat menyerahkan sertifikat RSPO kepada petani mandiri yang tergabung dalam UD Lestari, Rabu (20/9) di Sei Suka Batubara.
Medan (SIB) -Kelompok petani kelapa sawit mandiri, UD Lestari menerima sertifikasi sawit berkelanjutan atau RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil) yang pertama di Sumut. Penyerahan sertifikat RSPO itu dilakukan di Sei Suka, Batubara  Rabu, (20 /9) kepada 63 petani mandiri yang tergabung dalam UD Lestari yang dihadiri  Alexander Maha, SEVP Bidang Produksi PTPN III (Persero), pimpinan PT Unilever dan IDH Sustainable Trade Initiative. Ketiga lembaga ini adalah mitra yang saling berkolaborasi dalam membangun program sertifikasi RSPO.Alexander Maha selaku SEVP Bidang Produksi PTPN III (Persero) mengucapkan selamat kepada UD Lestari atas pencapaian sertifikat RSPO  dan mengucapkan terima kasih kepada pihak Unilever, IDH dan RSPO atas kerjasama yang baik yang telah dibina untuk menghasilkan petani kelapa sawit lestari.  "Kami senang dengan kolaborasi ini karena sejalan dengan misi kami yakni mengembangkan industri hulu berbasis agro yang berkelanjutan. PTPN III (Persero) berkomitmen penuh dalam mendukung produksi kelapa sawit lestari dengan memegang teguh prinsip keseimbangan antara people, planet dan profit," kata Alexander Maha dalam sambutannya.Marc Engel, Chief Supply Chain Officer Unilever mengatakan komitmennya untuk memimpin transformasi industri minyak sawit lestari, yakni dengan mendukung masuknya petani kecil ke dalam rantai pasokan. Menurut Marc, dengan masuknya petani kecil akan memperbaiki mata pencarian serta menambah penghasilan mereka. "Ini tanggung jawab bersama antara pemerintah, sektor swasta dan masyarakat sipil," katanya.Fitrian Ardiansyah, Direktur IDH Indonesia pada kesempatan yang sama menjelaskan bahwa sertifikat RSPO yang diterima para petani UD Lestari merupakan proses yang menantang dan berharap upaya tersebut dapat menjadi inspirasi untuk kelompok petani lainnya. Dia mengungkapkan rasa senangnya karena telah bermitra dengan Unilever, PTPN III (Persero) dan RSPO untuk mendukung UD Lestari dalam mengembangkan minyak sawit berkelanjutan di Indonesia. "Sertifikasi keberlanjutan bagi petani ini mudah-mudahan dapat menciptakan momentum untuk meningkatkan produktivitas minyak sawit dan komoditas lain yang lebih baik," katanya.Jumadi, Pimpinan UD Lestari menjelaskan sertifikasi dari RSPO sangat bermanfaat bagi petani karena mereka belajar melengkapi dirinya dengan pengetahuan yang mendalam tentang praktek-praktek pertanian yang baik (Good Agriculture Practices), termasuk menggunakan pupuk dan pestisida serta teknik memanen yang baik. "Sertifikasi ini memungkinkan para petani untuk menjual tandan buah segar pada harga premium sehingga meningkatkan pendapatan para petani,"  ujar Jumadi. (R4/c)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Petani di Simangalam Labura Ditangkap, Polisi Sita 3,84 Gram Sabu

Ekonomi

Kejaksaan Geledah Rumah Eks Menteri KLHK Siti Nurbaya

Ekonomi

Mirza Adityaswara Mundur dari OJK, Tiga Pejabat Tinggi Ikut Lepas Jabatan

Ekonomi

KPK Dalami Dugaan Penukaran Uang Miliaran Ridwan Kamil di Luar Negeri

Ekonomi

Dua Gol Felipe Antar PSMS Kalahkan FC Bekasi

Ekonomi

Dua Gol Felipe Antar PSMS Kalahkan FC Bekasi