Peru Beli Produk Farmasi Indonesia

- Kamis, 07 Juni 2018 15:08 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2018/06/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172

Jakarta (SIB) -Peru membeli produk obat kontrasepsi bermerek dagang Cyclofem yang diproduksi oleh perusahaan farmasi asal Indonesia, PT. Tunggal Idaman Abdi (TIA) dengan total nilai pembelian mencapai 3,1 juta dolar Amerika Serikat (AS).

Hal itu disampaikan dalam keterangan pers dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lima, Peru yang diterima di Jakarta, Rabu.

Kementerian Kesehatan Peru (Minsa) melalui Badan Penyediaan Produk Strategis Kesehatan (Cenares) menyetujui pembelian obat kontrasepsi dari PT TIA itu lewat proses pengadaan barang secara langsung dan elektronik pada awal Maret 2018.

Kesepakatan pembelian bernilai 3,1 juta dolar AS tersebut untuk pengadaan 2.948.316 ampul Cyclofem, yang akan dikirimkan dalam tiga tahap. Diperkirakan pengiriman tahap pertama sebanyak 1,2 juta ampul akan tiba di Peru sebelum 27 Juli 2018.

Pada 2 Mei 2018 di Lima, Peru, KBRI Lima memfasilitasi pertemuan antara Cenares yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Cenares, Jose Gonzales, dengan direksi PT. TIA yang dipimpin oleh Farid Aidid.

Dalam pertemuan tersebut dibicarakan tentang persyaratan dan ketentuan teknis pengemasan produk obat, dan skema pembayaran.

Pembelian obat kontrasepsi asal Indonesia oleh Cenares merupakan yang pertama kalinya, dan membuka peluang bagi produk farmasi Indonesia lainnya untuk dapat masuk ke Peru. Sebelumnya BUMN Biofarma pernah menjual obat ke Pemerintah Peru melalui lelang yang diadakan oleh UNICEF.

Proses pengadaan obat-obatan langsung secara elektronik yang dilakukan oleh Cenares merupakan terobosan positif sebab selama ini hanya perusahaan lokal atau perusahaan asing yang memiliki perwakilan di Peru, yang dapat berpartisipasi pada proses lelang pengadaan obat-obatan.

Undang-Undang Peru No. 30225 tentang Organisasi Pengawas Lelang Pemerintah (OSCE) memungkinkan perusahaan yang tidak berdomisili hukum di Peru untuk mengikuti lelang yang diselenggarakan oleh institusi pemerintah Peru, antara lain di bidang kesehatan, minyak dan gas bumi, dan lain-lain.

Bagi produk obat-obatan yang disetujui pengadaannya, Cenares akan menanggung seluruh biaya registrasi sanitasi dan dapat dilakukan dalam waktu singkat. (Ant/l)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Pasca Jadi Tersangka, Kadis Koperasi dan UKM Sumut Jarang Masuk Kantor

Ekonomi

Kasum TNI Tinjau Rehabilitasi Sekolah dan Jembatan Pascabencana di Tapteng

Ekonomi

Sekda Samosir Sudah Tiga Kali Diperiksa Kejari Terkait Kasus Dugaan Korupsi Bansos

Ekonomi

Tingkatkan Profesionalisme Personel, Polres Tanjungbalai Gelar Pelatihan Fungsi Teknis Lantas

Ekonomi

Wabup Tapteng Dampingi Kasum TNI Tinjau Penanganan Pemulihan Bencana di Tukka

Ekonomi

Kemenimipas Drop 30 Ribu Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Hari Bhakti Imigrasi