PGN dan PTBA Gagas Proyek Gasifikasi Batu Bara Jadi Synthetic Natural Gas

Nelly Hutabarat - Selasa, 22 April 2025 18:52 WIB
(Foto: Dok/Humas PGN)
PGN dan PTBA jalin kerja sama.
Jakarta(harianSIB.com)PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menjalin kerja sama strategis dengan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dalam proyek pengembangan Synthetic Natural Gas (SNG) dari batu bara. Proyek ini menjadi bagian dari upaya diversifikasi energi nasional dan penguatan ketahanan energi dalam negeri.

Pengembangan SNG akan memanfaatkan cadangan low-rank coal milik PTBA di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Lokasi tersebut berdekatan dengan jaringan pipa transmisi milik PGN di Pagardewa, sehingga memungkinkan efisiensi dari sisi pengembangan infrastruktur.

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Rosa Permata Sari, dalam siaran tertulis melalui PGN Area Medan, Senin (22/4/2025), menyampaikan, pada tahun 2025, kedua perusahaan akan fokus melakukan studi kelayakan. Studi ini mencakup aspek teknis dan ekonomi pembangunan fasilitas produksi SNG, jaringan pipa penyalur, serta skema bisnis yang berkelanjutan.

"Inisiatif ini sejalan dengan prioritas pemerintah dalam mendorong hilirisasi dan kemandirian energi. Jika terealisasi, proyek ini akan memperkuat pasokan gas nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap impor," ujar Rosa.

SNG merupakan gas hasil olahan batu bara yang memiliki karakteristik serupa dengan gas bumi. Produk ini dapat digunakan sebagai bahan bakar maupun bahan baku industri. SNG dari proyek ini direncanakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan eksisting PGN, khususnya industri di Jawa bagian barat yang saat ini menghadapi tantangan pasokan gas

.

PGN juga terus menjalin koordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Holding Migas Pertamina, serta pemangku kepentingan lainnya guna memastikan studi berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik.

Selain proyek SNG, PGN turut mengembangkan proyek biomethane sebagai bentuk diversifikasi pasokan energi berbasis sumber terbarukan. Proyek ini memanfaatkan limbah cair kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent/POME) untuk menghasilkan biogas, yang kemudian diolah lebih lanjut menjadi biomethane dan dikompresi menjadi Compressed Natural Gas (CNG).

Proyek biomethane dijalankan bersama konsorsium Jepang, dengan saat ini tengah memasuki tahap Front End Engineering Design (FEED) untuk pembangunan kilang biomethane di Sumatera. Target commissioning proyek ditetapkan pada triwulan II tahun 2027 dengan kapasitas produksi mencapai 1,2 BBTUD.

"Proyek biomethane ini merupakan bentuk komitmen PGN terhadap keberlanjutan dan penyediaan energi," ujar Rosa. (*)

Editor
: Donna Hutagalung

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Tim Pamatwil Polda Sumut Cek Pos Pelayanan Exit Tol Lima Puluh

Ekonomi

KPK Cecar Ketum PP Japto soal Dugaan Terima Duit Pengamanan Hasil Tambang

Ekonomi

PGN Berbagi Kasih dengan Anak Yatim pada Safari Ramadan Pertamina

Ekonomi

PGN Area Medan Tambah Pelanggan Kecil dari Sektor Kuliner

Ekonomi

PGN Masuk 500 Perusahaan Asia-Pasifik Terbaik Versi TIME

Ekonomi

Progres 97 Persen, Revitalisasi ORF Muara Karang Siap Tingkatkan Distribusi Energi