Medan(harianSIB.com)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,21 persen ke level 8.043,822 pada perdagangan Rabu (1/10/2025), setelah sempat menyentuh titik terendah 8.034.
Hal itu diungkapkan Pengamat Ekonomi Gunawan Benyamin, Rabu (1/10/2025). Disebutnya, pelemahan dipicu tekanan saham perbankan berkapitalisasi besar seperti BBCA, BBRI, BMRI, BREN, dan BBNI.
Baca Juga: Harga Cabai Merah Sempat Tembus Rp100 Ribu di Langkat, Kini Turun Drastis Sementara itu, Rupiah justru menguat signifikan ke level Rp16.600 per dolar AS, meski dolar AS Treasury yield dan dolar AS Index menguat. Namun, penguatan ini tidak mampu mengangkat
IHSG dari zona merah.
Di sisi lain, harga emas dunia kembali menembus rekor baru di 3.890 dolar AS per ons troy atau sekitar Rp2,09 juta per gram, didorong eskalasi geopolitik Rusia-NATO yang meningkatkan kekhawatiran pasar akan meluasnya konflik menjadi perang dunia.(*)