Padang(harianSIB.com)
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat bersama Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Medan dan Padang menyelenggarakan 6th Sumatranomics-Konferensi Tahunan 2025 bertema "Sinergi Mewujudkan Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Sumatera dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan", Rabu (5/11/2025).
Kepala Perwakilan BI Sumut Dr. Rudy Brando Hutabarat, dalam keynote speech melalui siaran tertulis dari Humas BI Sumut,Sabtu (8/11/2025), menekankan pentingnya integrasi ekonomi wilayah Sumatera sebagai kunci transformasi struktur ekonomi.
Ia menyebut tiga langkah strategis yang diperlukan, yakni transformasi struktur ekonomi yang inklusif, kolaborasi industri dan perdagangan untuk mendorong efisiensi, serta pemanfaatan hasil riset Sumatranomics sebagai rujukan kebijakan konkret.
Dalam diskusi panel, Fithra Faisal PhD dari Universitas Indonesia menyoroti perlunya industrialisasi berbasis perdagangan untuk meningkatkan ekspor bernilai tambah dan memperkuat posisi Sumatera dalam rantai pasok global.
Baca Juga: Tapanuli Utara Sumbang 98,5 Persen Produksi Nenas Sumut Sementara itu, Maman Setiawan PhD dari Universitas Padjadjaran menekankan pentingnya hilirisasi, aglomerasi dan industrialisasi sebagai strategi utama memperkuat integrasi antarwilayah.
Konferensi turut memberikan penghargaan kepada 10 karya ilmiah terbaik dan merumuskan tiga rekomendasi strategis, yaitu penyesuaian kebijakan sesuai karakter daerah, perluasan infrastruktur konektivitas, serta penguatan pemetaan potensi dan tantangan ekonomi Sumatera.(*)