Medan (harianSIB.com)
Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat didorong optimisme akan berakhirnya ancaman government shutdown.
Sentimen positif ini menular ke bursa Asia yang mayoritas dibuka di zona hijau, turut mengangkat kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Ekonom Gunawan Benyamin menyebut, Kamis (13/11/2025), IHSG dibuka menguat di level 8.412 dan diperkirakan bergerak dalam kisaran 8.380–8.450.
Namun pelaku pasar cenderung berhati-hati menjelang rilis data inflasi AS yang akan memengaruhi arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed).
Baca Juga: Harga Emas Dunia Tembus Rp2,22 Juta/Gram, Rupiah Melemah Tipis Sementara itu, rupiah dibuka melemah di level Rp16.735 per dolar AS, meski indeks dolar turun ke 99,47 dan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun merosot ke 4,065 persen.
Harga emas dunia melonjak ke level 4.197 dolar AS per ons troy, mendekati batas psikologis 4.200 dolar AS.
Editor
: Wilfred Manullang