Produksi Jagung Sumut Tahun 2025 Surplus 44 Ribu Ton, Karo Jadi Sentra Utama

Nelly Hutabarat - Senin, 12 Januari 2026 20:55 WIB
ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
Ilustrasi memanen jagung

Medan(harianSIB.com)

Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara mencatat produksi jagung sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai 1.495.705 ton.

Sementara kebutuhan jagung di Sumut pada periode yang sama sebesar 1.451.670 ton, sehingga terdapat surplus 44.036 ton, ungkap Sekretaris Dinas Ketapang dan Hortikultura Sumut, Yusfahri Perangin-angin, kepada SIB, Senin (12/1/2026).

Yusfahri menjelaskan, sentra produksi jagung terbesar berada di Kabupaten Karo dengan produksi 611.373 ton, disusul Dairi 170.876 ton, Simalungun 166.095 ton, Tapanuli Utara 108.292 ton, dan Humbang Hasundutan 83.665 ton.

Jagung tersebut digunakan 80 persen untuk pakan ternak dan selebihnya bahan baku tepung, dengan produksi sepenuhnya berasal dari lokal tanpa impor. Rata-rata produktivitas jagung di Sumut mencapai 6,23 ton per hektare dengan masa panen sekitar 3–4 bulan.

Baca Juga: Hingga Mei 2024 Produksi Jagung di Sumut Capai 714.633 Ton Pipilan Kering Kebutuhan jagung di Sumut rata-rata berkisar 1,4–1,5 juta ton per tahun, atau sekitar 124.408 ton per bulan.

Yusfahri menyebutkan, petani cukup antusias menanam jagung terutama di sentra produksi karena harga di tingkat petani dinilai cukup baik.


Editor
: Wilfred Manullang

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Hingga Mei 2024 Produksi Jagung di Sumut Capai 714.633 Ton Pipilan Kering