Medan(harianSIB.com)
Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat nilai impor melalui provinsi ini pada periode Januari–November 2025 atas dasar CIF (Cost, Insurance, and Freight) mencapai 4.963,78 juta dolar AS, atau turun 5,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar 5.237,48 juta dolar AS. Secara tahunan, nilai impor November 2025 juga mengalami penurunan 11,71 persen dibandingkan November 2024. Hal itu disampaikan Kepala BPS Sumut Asim Saputra belum lama ini.
Berdasarkan golongan penggunaan barang, impor barang konsumsi turun 20,70 persen dan bahan baku/penolong turun 5,57 persen, sementara barang modal meningkat 17,80 persen. Penurunan nilai impor terbesar terjadi pada bahan bakar mineral sebesar 172,75 juta dolar AS (-18,11 persen) dan ampas/sisa industri sebesar 61,18 juta dolar AS(-15,70 persen). Adapun impor terbesar masih berasal dari Tiongkok senilai 1.468,81 juta dolar AS (29,59 persen), diikuti Malaysia 744,35 juta dolar AS (15,00 persen) dan Singapura 466,87 juta dolar AS(9,41 persen).(*)
Baca Juga: SP3 Terbit, Eggi Sudjana Bertolak ke Malaysia Jalani Pengobatan