Pangkalan Susu(harianSIB.com)
PT Pertamina EP Pangkalan Susu Field, bagian dari Pertamina Hulu Rokan Zona 1, mengawali tahun 2026 dengan rencana pengeboran sumur minyak dan gas (migas) baru di wilayah kerjanya. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keberlanjutan produksi sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.
Field Manager Pertamina EP Pangkalan Susu Field, Edwin Susanto, mengatakan pengeboran sumur PPT-A1 dijadwalkan berlangsung pada Februari 2026 di Desa Hamparan Perak, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Selain itu, perusahaan juga merencanakan pengeboran sumur PPT-B1 dan PPT-OS yang saat ini masih dalam proses pembebasan lahan.
"Untuk sumur baru PPT-A1 sudah siap dan rencananya dilakukan pengeboran pada Februari 2026 ini. Saya optimistis pengeboran sumur baru akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produksi minyak di Pangkalan Susu Field," ujar Edwin, Senin (2/2/2026).
Ia menjelaskan, pengelolaan lapangan migas tua memiliki tantangan tersendiri, terutama terkait penurunan alami produksi minyak atau natural decline. Karena itu, pihaknya secara aktif melakukan well intervention pada sejumlah sumur serta perawatan rutin agar target produksi tetap tercapai.
Baca Juga: Oknum TNI Bunuh Istri di Deli Serdang Dituntut Hukuman Mati Selain perawatan,
Pertamina EP Pangkalan Susu Field juga menggenjot pengeboran sumur baru. Sepanjang 2025, perusahaan telah berhasil mengebor tiga sumur baru, yakni SEC-16, PPJ-67, dan PPJ-68.
"Pengeboran sumur baru ini menambah produksi minyak mentah. Produksi PPJ-67 sekitar 160 barel minyak per hari (BOPD) dan PPJ-68 sekitar 384 BOPD. Pada Oktober 2025, capaian produksi tercatat 587 BOPD untuk minyak dan 2.955 MMSCFD untuk gas," jelasnya.