Jakarta(harianSIB.com)
Lonjakan aktivitas digital selama Ramadan kerap diiringi meningkatnya risiko penipuan. Data tahun 2025 menunjukkan kasus penipuan digital pada periode Ramadan naik 34,7 persen. Sebanyak 89 persen terjadi melalui WhatsApp dan 64 persen lewat panggilan telepon.
Menjawab tantangan tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand IM3 meluncurkan kampanye "IM3 SATSPAM+ Amankan Pejuang Ramadan" sekaligus menghadirkan perlindungan WhatsApp Call melalui fitur SATSPAM+.
Director & Chief Commercial Officer IOH, Bilal Kazmi, dalam siaran tertulis yang diterima melalui Humas Indosat Medan, Jumat (13/2/2026), menyebut perlindungan dari scam dan spam kini menjadi kebutuhan utama pelanggan.
"Sejak diluncurkan pada Agustus 2025, aktivasi SATSPAM+ tumbuh signifikan. Ini menegaskan bahwa perlindungan dari scam dan spam menjadi kebutuhan utama, terutama saat intensitas komunikasi meningkat selama Ramadan," ujarnya.
Baca Juga: Adira Expo Berkah Ramadan Hadir di Medan, Permudah Akses Pembiayaan Selama Bulan Suci Fitur SATSPAM+ (Satuan Anti Scam dan Spam Plus) diklaim bekerja secara real-time melindungi pelanggan dari ancaman penipuan melalui SMS, panggilan reguler, hingga
WhatsApp Call. Layanan ini didukung teknologi AIvolusi5G yang menggabungkan kecanggihan kecerdasan buatan (AI) dan jaringan 5G.
Beberapa fitur yang ditawarkan antara lain deteksi otomatis nomor mencurigakan, opsi pemblokiran, serta laporan harian yang dapat dipersonalisasi oleh pelanggan.