Medan(harianSIB.com)
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumatera Utara, Budi Cahyanto, menyampaikan jumlah penerima Bantuan Pangan (Banpang) di Sumut mengalami peningkatan signifikan. Dari sebelumnya 844.696 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), kini bertambah menjadi sekitar 1,725 juta KPM.
Lonjakan hampir dua kali lipat tersebut berdampak langsung pada meningkatnya kebutuhan beras dan minyak goreng. Setiap KPM menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng yang disalurkan sekaligus. Dengan jumlah penerima terbaru, total kebutuhan untuk satu kali alokasi mencapai 34.500 ton beras dan sekitar 6,9 juta liter minyak goreng.
Di sisi lain, realisasi program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) juga terus berjalan. Dari target sisa tahun sebelumnya sebesar 43.620 ton, hingga awal Maret 2026 telah terealisasi 11.147 ton.
Bulog Sumut memastikan distribusi Minyakita tetap lancar di pasaran dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter. Saat ini, stok Minyakita di gudang tercatat sekitar 1,9 juta liter dan disalurkan melalui jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) guna menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat.
Baca Juga: GPM Digelar di 29 Titik, BULOG Sumut Siapkan 99,8 Ton Beras SPHP Untuk pengadaan dalam negeri, tren penyerapan gabah menunjukkan peningkatan. Jika tahun lalu rata-rata penyerapan berkisar 100–110 ton per hari, tahun ini meningkat menjadi 150–160 ton per hari.
"Target penyerapan gabah Sumut juga dinaikkan dari 50.000 ton menjadi 70.000 ton. Hingga awal Maret 2026, realisasinya telah mencapai 7.454 ton atau sekitar 10,64 persen," jelasnya.